Pilpres 2014, 9 Lembaga Survei Ini Menangkan Prabowo-Hatta

5
1235
Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa
Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa
Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang dilaksanakannya pemilu presiden (pilpres) yang hanya tinggal beberapa hari lagi, sejumlah lembaga survei telah mempublikasikan hasil surveinya. Hal yang menarik beberapa lembaga survei menempatkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berhasil melampaui bahkan mengungguli pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Setidaknya ada 9 lembaga survei yang menempatkan pasangan capres-cawapres nomor urut pertama itu unggul dan mengalahkan pasangan capres-cawapres nomor urut 2. Apa sajakah lembaga survei yang memenangkan Prabowo-Hatta.

1). Indonesia Development Monitoring (IDM), lembaga ini mengklaim telah  melakukan survei politik selama 10 hari terhitung sejak tanggal 22 Juni hingga 30 Juni di seluruh Indonesia, tepatnya di 33 Provinsi, 418 Kabupaten atau Kota dan 554 desa atau keluarahan. dengan total responden sebanyak 3.324 orang.

Dari hasil survei tersebut pasangan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK setinggi 48,7 persen. Sedangkan pasangan Jokowi-JK tingkat popularitasnya hanya mencapai 34,4 persen.

2). Kedua  LSN (lembaga Survei Nasional). LSN merilis pada pertengahan Juni lalu bahwa Sebanyak 46,3 persen mengaku akan memilih Prabowo-Hatta. Hanya 38,8 persen yang mengaku memilih pasangan Jokowi-JK dan sebanyak 14,9 persen menyatakan belum punya pilihan (undecided). Survei dilakukan pada tanggal 1-8 juni di 33 provinsi di seluruh Indonesia, dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang sudah tercantum dalam DPT Komisi Pemilihan Umum. LSN menggunakan 1.070 responden.

3). Lembaga survei Pusat Data Bersatu (PDB). Pada tanggal 14 Juni 2014 PDB merilis hasil surveinya dan menyebutkan bahwa Prabowo-Hatta mendapatkan 31,8 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 29,9 persen sedangkan suara mengambang 17,2 persen dan suara yang masih rahasia sebesar 19,4 persen. PDB sendiri dipimpin oleh Didik J Rachbini yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

4). Keempat, survei dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Dalam survei yang dilakukan pada tanggal 16 hingga 21 Juni di 33 Provinsi dengan total 2.400 responden, pasangan Prabowo-Hatta tingkat elektabilitasnya sebesar 44,49 persen, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebesar 42,79 persen.
5). Kelima, Lembaga survei Vox Populi merilis hasil survei elektabilitas capres cawapres. Hasilnya, Prabowo-Hatta mengungguli pasangan Jokowi-JK. Survei digelar pada 3-15 Juni 2014 dengan sampel sebanyak 4.898 responden. Margin error survei ini 1,8 persen. Survei dilakukan melalui pertanyaan tertutup dengan sistem wawancara di 402 kabupaten/kota. Prabowo-Hatta memperoleh suara 52,8 persen, sedangkan Jokowi-Kalla hanya 37,7 persen.

6). Keenam, Lembaga survei Median (Media Survei Nasional), menyebut elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta menyalip pasangan Jokowi-JK. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa pasangan Prabowo Hatta mendapatkan dukungan sebesar 46,2% suara. Sedangkan Jokowi-JK menempel tipis dengan dukungan sebesar 44,3% suara.

7). Ketujuh, Hasil survei Indonesia Research Centre (IRC) terhadap elektabilitas kedua capres menunjukkan Prabowo Subianto unggul tipis dari Joko Widodo. Elektabilitas capres Prabowo mengantongi 47,5 persen mengungguli Jokowi yang mengantongi 43 persen. Sedangkan swing voters terdapat 9,5 persen. Survei dilakukan pada 14-20 Juni 2014 di 33 provinsi Indonesia dengan melibatkan 1.200 responden yang memiliki hak pilih dalam pilpres 2014.

8).Kedelapan, Survei PolcoMM Institute menunjukkan elektabilitas capres cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di atas Joko Widodo-Jusuf Kalla. PolcoMM Institute merilis Prabowo-Hatta memperoleh elektabilitas sebesar 46,8 persen Sementara Jokowi-Jusuf Kalla sebesar 45,3 persen. Survei itu dilakukan 23 sampai 27 Juni 2014. Survei itu mempunyai tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin error setipis ±3,1 persen. Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling. Ada 1.200 responden yang dilibatkan dan tersebar di 33 provinsi.

9). Institut Survei Indonesia (ISI) yang menempatkan elektabilitas Prabowo-Hatta di atas Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dari Survei ISI, Elektabilitas Prabowo-Hatta melonjak hingga 54,25 persen sedangkan Jokowi-JK hanya 45,75 persen. Riset terakhir ISI ini dilakukan pada tanggal 15-21 Juni 2014 di 33 Provinsi secara proporsional baik dalam DPT maupun jumlah publik di Indonesia. Survei ISI menggunakan metode multistage random sampling terhadap 999 responden di 33 provinsi. (PN/ Diolah dari berbagai sumber).