#NGOPIPAGI: PSBB JAKARTA

0
247

PSBB atau (penerapan pembatasan sosial berskala besar) akan makin diperketat. Ini PSBB kedua Kasus Covid-19 di Jakarta katanya meledak akan diperpanjang sampai 11 Oktober.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terdapat 1.076 kasus baru Covid-19 di Jakarta pada Selasa (15/9/2020). Hal ini menambah akumulasi kasus positif menjadi 56.175 orang. Pada hari yang sama, terdapat 981 pasien sembuh dari Covid-19 sehingga totalnya menjadi 43.226 orang. Ini juga merupakan penambahan kasus sembuh terbanyak pada hari ini. Adapun kasus kematian bertambah 32 orang sehingga menjadi 1.450 orang.Secara nasional, kasus (Covid-19) terus bertambah signifikan, sementara kasus kematian juga mengalami tren peningkatan. Kasus baru Covid-19 pada Selasa (15/9/2020) hari ini bertambah 3.507 orang, sehingga totalnya menjadi 225.030 orang. Kasus baru tersebut ditemukan dari 42.636 hasil tes Covid-19 yang dikeluarkan hari ini. Pada hari yang sama juga terdapat 2.660 pasien sembuh dari Covid-19 sehingga secara akumulasi menembus 161.065 orang.

Adapun kasus kematian pada 15/9/2020 menembus 124 orang, sehingga totalnya menjadi 8.965 orang. Ini merupakan penambahan kasus kematian tertinggi kedua di Indonesia selama penyakit ini mewabah demikian laman cnbcindonesia.com.

PSBB Ketat JAKARTA

Aturan terkait PSBB DKI ini tercantum dalam Kepgub Nomor 959 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta. Kepgub itu diteken Anies per 11 September 2020 sampai 27 September 2020

“Dalam hal terjadi peningkatan kasus baru Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) secara signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tingkat Provinsi, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU dapat diperpanjang selama 14 (empat belas) hari sampai dengan tanggal 11 Oktober 2020,” demikian isi Kepgub tersebut.

Seperti diketahui, sejatinya PSBB DKI yang kembali diperketat ini dimulai per 14 sampai 27 September 2020. Namun, jika kasus Corona masih meningkat, maka bisa secara ‘terusan’ PSBB ketat ini dilanjutkan selama dua pekan berikutnya.

Kepgub ini sekaligus menganulir Kepgub 879 Tahun 2020 tentang PSBB Transisi sehingga dengan dikeluarkannya Kepgub baru ini maka peraturan dalam PSBB Transisi tidak lagi berlaku. Kepgub 959 ini juga mulai berlaku pada 14 September 2020.

Sebelumnya, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 tentang PSBB versi ketat berlaku mulai 14 September 2020. Anies mengatakan pergub ini nantinya akan menjadi salah satu landasan dalam penerapan PSBB. Anies menuturkan pengelolaan PSBB di Jakarta diatur dalam tiga pergub.

Bahkan PSBB ketat di Jakarta ini bisa diperpanjang hingga 11 Oktober jika kasus Corona masih terus melonjak. PSBB ketat di Jakarta ini bisa diperpanjang hingga 11 Oktober jika kasus Corona masih terus melonjak. Nahloh, makanya untuk menekan itu semua sebaiknya ikuti saja kita 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Jadi PSBB ketat kedua DKI ini juga harus diberengi dengan tegasnya tindakan terhadap pelanggarnya. Bukan begitu Bung Anies? Ngopi dulu deh yuk…di rumah aja…

@AENDRAMKARTADIPURA

#CATATANJAKARATSATU /16092020