Tak Penuhi Syarat, MK Tolak Ratusan PHPU Pileg 2014

4
651
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTASATU.COM  – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak ratusan permohonan Perselishan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilu legislatif (pileg) 2014 yang diajukan para calon legislatif (caleg) dan calon DPD di seluruh Indonesia.

“Menghentikan pemeriksaan permohonan hasil pemilihan umum di daerah pemilihan karena tidak memenuhi syarat yang diatur dalam perundang-undangan,” kata Ketua Majelis, Hamdan Zoelva, dalam sidang putusan sela di ruang sidang utama MK, Jakarta, Rabu (28/5).

Dalam pertimbangannya, Mahkamah menolak permohonan tersebut, lantaran banyak permohonan yang  tidak memenuhi syarat sesuai undang-undang yakni melewati batas waktu 3 x 24 jam usai penetapan hasil Pileg oleh KPU. Sebab lainnya karena permohonan caleg tak mendapat restu ketua umum dan sekjen parpol asalnya.

“Menghentikan pemeriksaan PHPU di dapil baik antar parpol maupun personal di dalam parpol,” jelas mantan politisi Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut.

Untuk diketahui, jumlah PHPU yang diajukan partai politik peserta pemilu sebanyak 891 Permohonan PHPU, terdiri dari 52 permohonan dari NasDem, 68 permohonan PKB, 43 permohonan PKS, 19 permohonan PDIP, 131 permohonan Golkar, 62 permohonan Gerindra, 82 permohonan Demokrat dan 70 permohonan dari PAN. Sejumlah 61 permohonan dari PPP, 91 permohonan Hanura, 91 permohonan PBB, 73 permohonan PKPI, dua permohonan partai lokal Aceh PDA dan 34 permohonan partai lokal Aceh PNA.

Sementara untuk calon DPD yang mengajukan permohonan PHPU ada sebanyak 34 orang. Hamdan kemudian menyebutkan dapil dari masing-masing parpol yang permohonannya ditolak. (TAR/PN).