Ribuan Marinir Ikuti Latgab TNI

0
1078
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

JAKARTASATU.COM, SURABAYA – Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur (Kadispen Koarmatim) Letkol Laut (KH) Abdul Kadir mengatakan, pihaknya telah mengirimkan sekitar 2.000 anggota Marinir TNI AL dengan menggunakan kapal perang ke Pantai Asembagus, Situbondo Jawa Timur dalam rangka latihan gabungan (latgab) yang melibatkan tiga matra TNI.

“Untuk pasukan Marinir, sudah diberangkatkan semua yang dilakukan secara bertahap. Terakhir pemberangkatan dilakukan, hari ini dari Dermaga Koarmatim, Surabaya, menuju Pantai Banongan, selain ada yang diberangkatkan menggunakan jalur darat,” kata Abdul di Surabaya, Senin (2/6).

Dalam latgab yang melibatkan 15.108 personil, TNI AL sendiri menggerakkan 35 kapal perang dari berbagai jenis dan tipe. Termasuk satu dari dua kapal selam yang dimiliki Indonesia.

Kapal lainnya adalah enam jenis perusak kawal (PK), 12 perusak kawal rudal (PKR), empat kapal cepat rudal (KCR), satu kapal cepat torpedo (KCT), dua kapal “landing platfrom dock” (LPD), empat “landing ship tank” (LST), dua kapal patroli cepat dan satu kapal buru ranjau serta dua kapal lainnya.

Sedangkan dari pihak TNI AD membawa 49 kendaraan tempur, terdiri atas 18 tank Scorpion, enam tank Stormer APC, dua tank Stormer Komando, dua panser Saladin, dua panser Saracen, dua pancer pengintai, dan 12 panser Anoa (buatan Pindad).

Juga melibatkan sejumlah senjata berat maupun ringan yang dioperasikan oleh satuan artileri. Dari Penerbangan TNI AD dikerahkan empat unit helikopter Bolco, 10 unit Bell-412 dan dua unit Bell-205A-1.

Sementara, dari TNI AU melibatkan puluhan pesawat tempur dan pesawat angkut, yang terdiri atas empat pesawat B-737, tiga pesawat F-28, tiga C-295, dua CN-235, tiga Cassa-212 dan 11 helikopter, enam pesawat F-16, 10 pesawat Hawk 100/200, dua F-5, 12 T-50, dua EMB-314 serta alat utama sistem senjata lainnya.

Hingga kini, sejumlah satuan telah melaksanakan latihan penyerangan terhadap pertahanan musuh, namun masih bersifat parsial. Penyerangan gabungan dari seluruh kekuatan akan dilaksanakan pada puncak latihan, 4 Juni 2014, di kawasan Karang Tekok, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. (ANT/PN).