Lukman Hakim Resmi Jadi Menteri Agama Hari Ini

2
546

Lukman-Hakim-SaifuddinJAKARTASATU.COM – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik Lukman Hakim Saefudin menjadi Menteri Agama yang baru sebagai pengganti Suryadharma Ali yang mengundurkan diri pada Senin 26 Mei lalu.

Seperti ditulis situs setkab.go.id, pelantikan akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/6/2014) pukul 10.00 WIB.

Terkait dengan pengisian jabatan Menteri Agama ini, SBY saat melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis pekan lalu telah memanggil Wakil Ketua Umum DPP PPP yang juga Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefudin.

Seusai bertemu SBY, Lukman Hakim yang juga merupakan putra mantan Menteri Agama K.H. Saefudin Zuhri mengaku mendapatkan amanah untuk menjadi Menteri Agama menggantikan Suryadharma Ali yang telah mengundurkan diri.

“Insya Allah dilantik Senin depan,” kata Lukman Hakim kepada wartawan saat itu.

Lukman menilai, kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan oleh Presiden kepadanya sebagai suatu kehormatan. “Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa berat, karena beban dan tanggung jawab yang ada dan waktu yang tersedia tidak panjang. Hanya 4 bulan,” ujarnya.

Namun, Lukman mengatakan posisi barunya itu sebagai ladang ibadah. Ia berjanji membawa Kementerian Agama (Kemenag) khususnya, dan kehidupan beragama umumnya menjadi makin baik.

Sebelumnya, Suryadharma Ali mengundurkan diri dari jabatannya selaku Menteri Agama menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi kasus haji pada 2012. Sesaat setelah Suryadharma Ali mundur, Presiden SBY menunjuk Menko Kesra Agung Laksono sebagai Menteri Agama Ad Interim.

Dalam masa tugasnya yang sangat singkat itu, Agung Laksono antara lain telah berhasil menyelesaikan pergantian jabatan Dirjen Penyelenggaraan Umrah dan Haji dari Anggito Abimanyu yang mengundurkan diri kepada Abdul Djamil yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Binmas Islam. (JAKS/LIP6)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.