Diperiksa Bawaslu Banten, Saiful Mujani Akui Provokasi Warga Tak Pilih Prabowo

7
1454
Foto : ISTIMEWA
Foto : ISTIMEWA
Foto : ISTIMEWA

JAKARTASATU.COM, SERANG – Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani akhirnya memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten. Saiful dipanggil Bawaslu Banten terkait dugaan kampanye negatif yang menyudutkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) dalam pemilu presiden (pilpres) 2014.

Dihadapan penyidik Bawaslu, Saiful mengaku bahwa dirinya memang mengajak masyarakat untuk tidak memilih pasangan capres-cawapres nomor urut pertama dalam pilpres 2014 itu.

“Kalau saya melakukan kampanye negatif iya. Saya kan sudah sebulan dimedia sosial dan sudah terang-terangan menganjurkan untuk tidak memilih Prabowo,” katanya dikantor Bawalu Banten, Senin (16/6).

Diberitakan sebelumnya, Saiful Mujani berkampanye di Desa Balukan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada tanggal 7 sampai dengan 8 Juni lalu. Dalam kampanye tersebut Saiful mengajak warga untuk tidak memilih Prabowo-Hatta dalam pilpres 2014. Secara tegas ia juga menyatakan, jika capre Prabowo mempunyai masa lalu kelam dalam kariernya sebagai seorang prajurit.

Saiful juga menuduh Prabowo sebagai dalam dalam aksi kekerasan yang melanggar Hak asasi manusia (HAM). Atasa dasar itulah, ia menyarankan kepada pemilih agar tidak memilih capres Prabowo dalam pilpres 2014. (VAN/PN).