Jakartasatu.com – Sekretariat Bersama Rakyat (Sekber) mengaku tengah menyiapkan 203 posko pemenangan untuk Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang akan berlaga di Pilkada DKI Jakarta.

Ketua Umum Sekber Mixilmina Munir menjelaskan jika pihaknya bersama dengan relawan pendukung Ahok dan Djarot tengah bekerja keras menyiapkan posko-posko pemenangan.
Posko-posko berdiri di 5 Kota dan kepulauan seribu yang tersebar sebagai berikut: 36 Posko di Jakarta Pusat, 56 (Jakarta Utara), 45 (Jakarta Timur), 28 (Jakarta Selatan), 34 (Jakarta Barat) dan 4 posko di Kepulauan Seribu.

“203 POSKO PEMENANGAN akan digerakkan oleh ribuan Relawan Sekber,”katanya dalam keterangan pers yang diterima redaksi belum lama ini.

Masih kata Mixil, para relawan yang disebut militan dan terlahit akan melakukan blusukan ke gang-gang sempit kemudian mengetuk pintu warga dan melawan isu SARA serta memberikan pemahaman dan sosialiasi program Jakarta baru.

“an memastikan tidak ada satupun suara yang hilang saat Pilkada 15 Februari nanti,” sambungnya.

Mixil melanjutkan Jakarta Baru adalah Jakarta yang menjadi cita-cita bersama bagi 9,6 juta warganya. Jakarta yang menjaga NKRI dan kebhinekaan. Jakarta yang menjadi tempat interaksi bagi suku-suku, agama dan bahasa yang menjadi kekayaan Bangsa Indonesia. Jakarta Baru adalah miniatur universal bagi keindonesiaan kita.

Jakarta Baru adalah Jakarta yang memprioritaskan pengembangan sistem angkutan umum massal. Pengembangan busway, penataan bus, pembangunan MRT dan Monorail. Jakarta Baru juga berbicara bagaimana pengendalian banjir, pengembangan situ dan waduk.

Jakarta yang berani menormalisasi sungai dan salurannya. Jakarta dengan tanggul-tanggul yang kuat. Jakarta dengan sumur resapan dan lubang biopori yang mumpuni.

Jakarta Baru menginginkan warga mempunyai rumah susun sewa yang terpadu dengan fasilitas sosial, kesehatan dan olahraga.

“Jakarta Baru juga harus menyediakan ruang terbuka hijau, ramah terhadap anak dan lansia. Jakarta Baru bagi PKL adalah bagaimana tersedianya mall khusus bagi PKL, serta perbaikan pasar-pasar tradisional,” tandasnya.

Comments

comments