Toleransi Tercipta dari Hati, Bukan dari Taipan Perusak atau Propaganda Politik

0
819

JAKARTASATU– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Simantjuntak menyatakan bahwa toleransi itu muncul dari kesadaran diri sendiri. Toleransi menurutnya bukan tercipta atas hal-hal apapun yang nampak selain itu, terlebih dibawa-bawa ke politik.

“Toleransi itu harus otentik, lahir dari hati. Bukan toleransi rente melalui propaganda politik,” katanya, di akun Twitter pribadinya.

Toleransi menurutnya juga bukan tercipta dari sekelompok atau golongan yang ada. Bukan pula tercipta karena ada persetujuan-persetujuan tertentu, apalagi berlatar belakang materi.

“Bagaimana mungkin mereka bicara tentang toleransi dan lawan radikalis, bila pada akhirnya menelan dana dari Taipan perusak lingkungan hidup. Toleransi rente.”

Ia berharap, jangan sampai ada sekelompok/golongan tertentu seolah mereka yang mampu melakukan toleransi. Tetapi di balik itu justru mereka yang nampak anti dengan hal tersebut.

“Ketika ditawarkan presiden kerjasama dengan Taipan, tanpa ba bi bu, atau tanyadulu Taipan bagaimana yang dimaksud. Para pemburu rente itu bergegas minta.” | RI