JAKARTASATU – Salah satu juru bicara dari salah satu partai di Indonesia menyatakan bahwa waktu yang dimiliki Presiden adalah 24 jam. Tidak memandang apapun, sekalipun dalam mengurusi hal-hal kekeluargaan, termasuk menggunaka fasilitas pesawat negara.

“Presiden pekerjaan 24 jam. Seluruh waktunya  adalah menjadi Presdien, biarpun menjenguk anak ke Singapura atau pergi lakukan tugas negara. Karena seluruh waktunya menjadi Presiden, fasilitas dan perlindungan negara melakat setiap waktu pada ia yang dipilih menjadi Presiden .

Termasuk fasilitas pesawat kepresidenan: Presiden berhak menggunakannya untuk seluruh keprluan, dengan atau tanpa mengajak keluarga,” demikian kata Rachland Nashidik dari partai Demokrat melalui akun Twitter pribadi miliknya, Senin (10/07/2017).

Soal Jokowi mengajak anak isteri atau keluarganya dalam kunjungan kerja, seharusnya tidak melakukan demikian karena bisa saja mantan Wali Kota Solo tersebut menjenguk anaknya di luar negeri dengan menggunakan pesawat komersil. “Dulu Pak Jokowi naik pesawat komersial dan duduk di kelas ekonomi saat menjenguk anaknya di Singapura, padahal pesawat kepresidenan ada.

Saat itu, tak lama setelah Pak SBY selesai. Pendukung Pak Jokowi ramai-ramai menyoal kebijakan Presiden SBY beli pesawat kepresidenan. Pak Jokowi sempat diberitakan kaget karena pendukungnya minta pesawat yang baru dibeli itu dijual dengan alasan ‘teladan kesederhanaan’.”

Rachland pun menyebut mungkin saja demi pencitraan “kesederhanaan” itu, Pak Jokowi sempat beberapa kali naik pesawat komersial dan bahkan: duduk di kelas ekonomi. “Kemudian adalah glorifikasi: Pak Jokowi, kata pendukungnya, ‘Tak manfaatkan fasilitas negara untuk keluarga. Orangnya juga sederhana’.” RI

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here