Impor Senjata, Nama Jokowi dan Institusi Polri Dipertaruhkan

0
675
Joko Widodo/Net

JAKARTASATU– Gaduhnya soal impor senjata yang kabarnya dipesan oleh Polri menyengat beberapa politisi untuk mengomentarinya, salah satunya MS Ka’ban.

Dewan Syuro PBB ini menyatakan bahwa apa yang disampaikan beberapa petinggi Polri justru akan berakibat turunnya kepercayaan masyarakat terkait pembelian senjata. “Jawaban polisi tentang senjata yang dibeli menumbuhkan polisi semakin tidak dipercaya.

Mau dibawa ke mana kepolisian RI-ku? Mau saingi TNI untuk apa?” katanya, di akun media sosial Twitter pribadi miliknya, Minggu (1/10/2017).

Selain itu, impor senjata tersebut kabarnya bermasalah terkait izin. Diduga pula ada oknum yang mencatut nama Presiden.

“Jika senjata standard kombatan masuk ke dalam negeri tidak/belum ada izin sama sekali tidak ada konsekuensi hukum, inikah kultur penegak hukum? Presiden Jokowi ambil langkah terhormat demi wibawa negara penyelundupan senjata yang nyata-nyata ini, jika dibiarkan menaikkan sentimen negatif Presiden.”

Hal itu diharapkan olehnya karena Jokowi hingga kini mendiamkan, tidak peduli dengan pencatutan namanya untuk membeli senjata. “Ini diam bukan emas.”

Belum terkuak persoalan pencatutan nama Presiden Jokowi dalam hal pembelian senjata, apakah pencatutan dianggap biasa dan tidak ada hukumannya?”

Pucuk senjata itu kabarnya berjumlah ratusan, dengan ribuan amunisi. Hingga kini, soal impor senjata itu masih menjadi polemik. RI