Kemenkop dan UKM Targetkan Salurkan KUR Rp 120 Triliun

0
30

JAKARTASATU.COM – Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2018 mengalokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp120 triliun dengan suku bunga turun menjadi 7% dibanding alokasi tahun 2017 yang mencapai Rp 106 triliun. Dari angka itu, ditargetkan serapan bisa di atas 90 persen.

Pemberdayaan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus digenjot Untuk mendorong serapan KUR yang berkualitas, dan tingkat suku bunganyapun diturunkan dari sebelumnya 9% menjadi 7% di tahun 2018.

Beberapa langkah yang disiapkan Kemenkop dan UKM untuk mendorong peningkatan serapan KUR. Salah satunya adalah mendorong pengelolaan dana KUR yang diterima oleh debitur.

Pasalnya, beberapa debitur kerap menggunakan uang KUR untuk hal yang tidak sesuai program.

“Kemenkop mempersiapkan UKM bagaimana mengelola manajemen (jadi) jelas. Jangan sampai dia dapat uang untuk beli sepeda motor,” kata Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) AA Ngurah Gede Puspayoga dalam konferensi pers di Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (5/1).

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mencatat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 31 Desember 2017 mencapai Rp 95,56 triliun atau 89,6 persen dari target Rp 106 triliun dengan bunga 9 persen per tahun.

Jumlah itu naik dibanding tahun 2016 yang hanya tercatat sebesar Rp 94,4 triliun dari target Rp 100 triliun. Meski naik sedikit, namun dengan target yang lebih tinggi tersebut capaian tahun ini tidak optimal.

“Capaian KUR hingga 31 Desember capai Rp 95,56 triliun dari target Rp 106 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 4.408.925 orang melalui 36 lembaga keuangan penyalur KUR,” katanya.

Pada tahun 2017, penyaluran KUR oleh koperasi bertambah dengan ditetapkannya Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (kopdit) Obor Mas, Maumere, NTT sebagai penyalur KUR dan Kospin Jasa, Jawa Tengah yang telah ditetapkan tahun 2016.

Puspayoga berharap, pada 2018 mendatang serapan KUR bisa lebih tinggi dari tahun 2017 lalu. Apalagi, 2018 target serapan KUR naik menjadi Rp 120 triliun dengan suku bunga 7%.

“Kita akan sosialiasi terus dengan harapan serapan KUR dapat meningkat signifikan,” tandasnya. |Edy

Comments

comments



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.