Industri Travel Peduli Dengan Keamanan Data dan Keamanan Informasi

0
1564
Eva-Noor-kiri-dan-Elly-Hutabarat-Usai-Penanda-Tanganan-MOU-Foto-Ist.jpg February 14, 2018

JAKARTASATU – Menuju era digital ASTINDO kini mulai memikirkan keamanan data pelanggan. Peduli dengan keamanan data pelanggan  tersebut Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Mengajak PT Xynexis International sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang cyber security melakukan kerjasama dalam hal sertifikasi Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS). “Ini merupakan komitmen Xynexis untuk bisa membantu perusahaan dari berbagai sektor dalam meningkatkan keamanan informasi. Dan MoU ini dengan sektor Travel agent.” Ujar Eva Noor, CEO PT. Xynexis International (14/2/2018) saat melakukan kerjasama penanda tanganan MOU di kantor Xynexis Gedung Graha Mandiri lt 2 Jl Imam Bonjol Jakarta .

Eva-Noor-Xynexis-dan-Elly-Hutabarat-ASTINDO-saat-penanda-tanganan-MOU-Foto-Ist

Menurut Eva Noor, MOU dilakukan sebagai bukti tanggung jawab bersama antara Xynexis dan ASTINDO dalam melakukan kerja sama pelaksanaan Sertifikasi PCI DSS terhadap Travel Agent di Indonesia. Selain itu MOU juga dapat dijadikan sebagai landasan payung hukum atas pelaksanaan dan perjanjian kerja sama dari masing-masing Travel Agent dengan Xynexis.

PCI DSS merupakan sertifikasi standar keamanan informasi yang berlaku global dan wajib dimiliki semua organisasi yang menangani atau terkait dengan proses transaksi kartu kredit, kartu debit, kartu ATM yang mengunakan Logo Visa,Mastercard, AMEX, American Express, JCB, Discover  dan lainya, yang bertujuan agar keamanan dan kenyamanan pengguna kartu terlindungi.

Standar keamanan Data Industri Kartu Pembayaran (PCI DSS) ini berlaku untuk semua perusahaan yang menerima pembayaran dengan kartu kredit. Jadi jika perusahaan yang menerima pembayaran kartu lalu menyimpan,memproses dan mengirimkan data pemegang kartu maka perusahaan ini diwajibkan memenuhi standar keamanan PCI DSS.

Dalam hal ini Xynexis Indonesia merupakan perusahaan keamanan Informasi yang cukup berpengalaman dan juga merupakan Perusahaan QSA (Qualified Security Assessor) bekerjasama dengan ASTINDO untuk bisa memberi awareness terhadap seluruh anggotanya dan juga membantu anggota ASTINDO untuk bisa memenuhi kewajiban standar keamanan PCI DSS.

Kebutuhan akan MoU ini menjadi penting?

Setiap kerjasama diperlukan suatu kesepakatan dan kesepahaman yang dijadikan dasar untuk pelaksanaan kerja samanya. Oleh karena itu perlu dibuat Nota Kesepahaman atau MoU seperti sekarang ini.

ASTINDO sebagai asosiasi yang beranggotakan Travel Agent, berkepentingan mencarikan solusi secara umum bagi anggotanya, yang dalam hal ini sedang memerlukan suatu Lembaga Sertifikasi yang dapat meng-akreditasi Travel Agent untuk PCI DSS.

Eva-Noor-2-dari-kiri-Foto-bersama-dengan-Pengurus-ASTINDO-Foto-Ist.

Dengan MoU antara Xynexis dengan ASTINDO diharapkan  tentunya para Travel Agent khususnya anggota ASTINDO, tidak perlu bersusah payah untuk mencari Lembaga Sertifikasi PCI DSS. Dan bagi Xynexis sendiri juga tidak perlu mencari dan mendatangi calon pengguna jasanya satu persatu, karena sudah ada Mou ini. Dimana ASTINDO sebagai asosiasi diharapkan dapat menjembatani kebutuhan para travel agent dan anggotanya.

“ Xynexis sebagai Perusahaan QSA untuk PCI DSS dirasa sudah menjadi kewajibannya memberi dan membantu semua perusahaan yang diwajibkan mengikuti standar keamanan PCI DSS. Dan perusahaan travel merupakan salah satu yang berpotensi mematuhi kewajiban standar PCI DSS.” Ucap Eva Noor menjelaskan.

Menurut Eva Noor, keuntungan bagi pengusaha travel dengan adanya penanda tanganan MOU dengan ASTINDO adalah Tidak perlu membuang waktu dan biaya untuk mencari Lembaga sertifikiasi PCI DSS ini, karena sudah dicarikan dan diseleksi oleh ASTINDO.

Kerjasama ini dirasa sangat bermanfaat karena Travel Agent yang sudah terakreditasi sebagai Appointed IATA agent, dipersyaratkan terakreditasi atau memiliki Sertifikasi tentang PCI DSS, apabila ingin melakukan transaksi bisnisnya menggunakan pembayaran dengan kartu atau Credit Card.

Hal ini dilakukan ASTINDO tentu apabila masing-masing Travel Agent mencari vendor sendiri-sendiri, disamping biayanya menjadi lebih mahal, juga diperlukan waktu extra untuk mencari dan menseleksi Lembaga Akreditasinya.” Ujar Elly Hutabarat (14/2/2018)  , Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia  (ASTINDO) se usai penanda tanganan MOU di Jakarta.

PT-Xynexis-dan-ASTINDO-foto-bersama-seusai-penanda-tanganan-MOU-Foto-Ist

Lebih jauh Elly berharap kerjasama ini menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi para Travel Agent kedepannya, karena ASTINDO telah memudahkan para Travel Agent dalam memenuhi persyaratan Sertifikasi PCI DSS yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Maret 2018 oleh IATA. Acara penanda tanganan dihadiri dan disaksikan pula oleh Bagus Priyatna, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Antar Lembaga ASTINDO dan Chris Subiyanto- DPD DKI ASTINDO, serta para undangan lain yang hadir. (Beng/JKST)