Lawan “Hoax”, Progres 98 Bentuk Sentral Tabayun Nasional

0
120

JAKARTASATU.COM – Penyebaran informasi dan berita hoax, fitnah, serta perilaku kebencian berbau Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA) makin menimbulkan keresahan dan daya rusak yang mengkhawatirkan.

Kondisi tersebut mendorong Progres 98 membentuk pusat tabayun (pemahaman; penjelasan) nasional yang dinamai seTnas.

Sentral Tabayyun Nasional (seTnas) gagasan Progres 98 bertujuan mendorong terciptannya kelangsungan berbangsa yang damai, sehat, dan bermartabat.

“Wadah yang kami bentuk ini bersifat independen dan terbuka, tujuannya mempercepat gerakan tabayun nasional untuk merekatkan kebersamaan anak bangsa,” terang Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, melalui keterangan tertulis, Rabu (14/2/2018).

MENURUT FAIZAL, ANAK BANGSA PERLU MENYATUKAN POTENSI UNTUK BANGKIT MELAKUKAN PERLAWANAN. “KITA MESTI PUNYA TEKAT BERSAMA UNTUK MENGHENTIKAN HASUTAN DAN FITNAH KEJI YANG TIDAK SESUAI DENGAN AJARAN AGAMA, ETIKA DAN BUDAYA,” SAMBUNGNYA,

Pihaknya juga akan berkoordinasi serta melibatkan elite bangsa, penegak hukum, tokoh agama, pemerintah dan pers untuk memperluas jaringan serta menyatukan potensi.

“Mengingat, fenomena penyebaran kebencian SARA tidak bisa ditangani secara instan dan parsial. Perlunya kerja sama semua pihak dalam konsolidasi yang visioner, efektif dan konstruktif,” jelas Faizal.

DARI INFORMASI DAN DATA YANG DIHIMPUN PROGRES 98, PARA PELAKU PENYEBAR HOAX (INFORMASI MENYESATKAN) DAN POLITIK ADU DOMBA BERBAU AGAMA DILAKUKAN OLEH KELOMPOK EKSTRIMIS DAN KAWANAN POLITISI BUSUK.

“Kelompok-kelompok pengusung hoax ini memanfaatkan kebebasan bermedia sosial sebagai arena penyebaran fitnah secara terencana, masif dan mengusung misi politik destruktif,” beber Faizal menambahkan.

Bila hal itu dibiarkan, lanjutnya, negeri ini makin terkepung oleh derasnya hoax dan fitnah berbau SARA. Hasilnya, kerukunan umat agama dan solidaritas sosial akan porak-poranda.

“Tentu semua pihak mesti sadar dan kompak untuk menghentikan upaya busuk tersebut!” tegasnya mengunci. |JKST/ATA

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.