Pengakuan Mantan Jubir Presiden terhadap Perubahan Balai Kota

0
80

JAKARTASATU– Salah satu mantan Juru Bicara Kepresidenan mengatakan dan mengakui bahwa era kepemimpinan Anies-Sandi, Balai Kota kembali memiliki pamor baik di mata masyarakat. Bahkan jubir ini nampak bersyukur atas hal itu karena Balai Kota dianggapnya tak ada lagi kata-kata yang tak pantas di dalamnya.

“Balai Kota sudah kembali punya pamor. Sebelum ini Balai Kota dijadikan tempat SampahSerapah, bahkan tempat Gubernur memberaki rakyatnya,” aku Adhie Massardi, Sabtu, 21 April 2018, di akun Twitter pribadinya.

Memang tak ada salah Adhie berpendapat seperti itu, karena memang kenyataan itu yang dia lihat. Pun dengan publik, rasanya pernah pula melihat apa yang Adhie lihat atas Gubernur sebelumnya seperti membentak-bentak warga hingga menuding warganya yang tidak pantas.

Adhie pun sebagai Jubir era Gusdur rasa tak berlebihan berpendapat seperti itu jika dilihat beberapa tokoh mengunjungi Balai Kota, sebut saja belum lama ini dikunjungi Mantan Menkomaritim Rizal Ramli.

Rizal bertemu dengan Wagub, Sandi. Di pertemuan itu, Sandi mengaku mendapatkan ilmu dari Rizal, yang juga seorang ekonom Indonesia.

“Banyak masukan dari beliau salah satunya tentang bagaimana menggerakkan ekonomi Jakarta lebih tinggi lagi, di mana target kita tahun ini mencapai angka pertumbuhan 7 persen.

Terima kasih atas waktunya, Pak @RamliRizal. Sampai bertemu di diskusi berikutnya,” katanya, di akun Twitter pribadi milik Sandi.

Kembali ke Adhie yang sudah menyatakan bahwa ada perubahan di Balai Kota, kini ia tengah pula menyoroti kata elektabilitas, integritas, dan kapasitas yang dipakai, misal untuk dilihatkan ke publik. Menurut Adhie, dari ketiga kata tersebut, hanya elektabilitas yang memiliki sifat semu.

“Elektabilitas itu semu. Bisa direkayasa. Sedangkan integritas dan kapasitas indikatornya jelas. Ada rekam jejaknya yang bisa diakses siapa saja,” kata Adhie.

Sehingga menurut dia rasanya tak begitu menarik jika elektabilitas yang dijadikan bahan ribut, kala, misalnya ingin memeroleh pemimpin ke depannya. “Jadi kenapa kalian sibuk ngotak-atik elektabilitas?” RI

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.