Kehidupan Individu Asperger: Prestasi, Pertemanan dan Cinta

0
58

JAKARTASATU– Di masyarakat, ada sekelompok anak yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya, yaitu anak-anak yang disebut anak dengan gangguan spektrum autistik (ASD = Autistic Spectrum Disorder) atau anak penyandang autisme. Autisme bukan penyakit menular, melainkan gangguan dalam perkembangan yang sangat kompleks pada anak, yang gejalanya terlihat sebelum anak mencapai usia 3 (tiga) tahun. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak mempunyai kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif.

Sindrom asperger merupakan salah satu spektrum autisme. Individu asperger biasanya memiliki intelegensia di atas rata-rata namun mempunyai permasalahan dalam komunikasi dan sosialisasi.”

Sebenarnya, individu Asperger menghadapi fase perkembangan yang sama dengan anak non autistik, termasuk juga fase remaja. Seperti umumnya remaja, individu Asperger mempunyai teman dan juga mengalami jatuh cinta, bahkan sebagian dari mereka mempunyai prestasi di berbagai bidang antara lain seni, olah raga dan pendidikan.

Untuk mengulas kehidupan Individu Asperger, Yayasan Autisma Indonesia bekerjasama dengan Plaza Indonesia mengadakan talk show membahas mengenai bagaimana kehidupan Individu Asperger dalam mengukir prestasi, membina pertemanan, dan menjalin percintaan. Narasumber yang dihadirkan dalam talk show kali ini terdiri dari:

Ciri utama Asperger adalah kesulitan dalam interaksi sosial dan akan terbawa terus sampai dewasa,” kata Adriana S. Ginanjar, Psikolog yang juga dosen Fakultas Psikologi UI. Menurutnya, Kebanyakan mereka juga punya masalah sensori sehingga emosi-emosi negatifnya cenderung intens. Salah satu cara yang harus dilakukan orang dalam menangani anak Asperger, “memahami kondisi anaknya, menerima keunikan mereka,” kata Adriana.

Lusiana, Ketua Kampanye Peduli Autisme Tahun 2018 mengatakan bahwa tujuan diadakannya talk show ini untuk memberikan gambaran kepada orang tua Individu Autistik serta masyarakat pada umumnya bahwa dengan penanganan yang benar, Individu Autistik dapat terjun ke masyarakat dan mempunyai kehidupan yang sama dengan individu non autistik. Mereka perlu diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi dan diperlakukan sama seperti masyarakat pada umumnya. Diharapkan para Individu Autistik dapat berkembang di masyarakat secara mandiri, produktif dan berguna bagi bangsa. RI

Comments

comments



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.