IQ Bangsa dan 2019 Ganti Presiden

0
322

JAKARTASATU– IQ (Intelligence Quotient) sering kali dijadikan ukuran untuk nentukan cerdas atau kurangnya satu individu. Tapi untuk ukuran kecerdasan satu bangsa, kualitas, kapasitas dan integritas Sang Pemimpinlah yang membuat satu bangsa naik/turun. Almost eveything rise and fall on leadership.

Izinkan saya membahas betapa pentingnya peran Presiden “menakhodai” negeri ini. Karena memang kemenangan politik melalui pemilu yang adil menjadi landasan kuat legitimasinya untuk membawa bangsa ini sesuai dengan visi dan misinya.

Tahu apa yang terjadi jika kualitas dan kapasitas seorang pemimpin jauh dari standar seharusnya? Kata Baginda Nabi SAW “Jika urusan diserahkan kepada bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya.”

Ada beberapa figur yang kutipannya, artikel atau ceramahnya memesona saya: 4. Bu @susipudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, pernah diundang ke DPP PKS dan menjelaskan konsep, program dan pendekatan menajemen mengelola potensi dan kekayaan maritim Indonesia. Dan saya kagum. 

Baru-baru ini bu Sri Mulyani berceramah di Pondok Gontor menjelaskan masalah ekonomi yang membangkitkan inspirasi betapa mengurus negara dengan amanah dan profesional adalah bagian dari jihad yang utama. bisnis.tempo.co/amp/1092843/sr…

Kawan saya, DR Arief Munandar, CEO PeopleShift lulusan S3 UI, menjelaskan dengan tajam dan fokus betapa organisasi butuh orang-orang yang tetap lapar pada pengetahuan dan tetap langsing dalam struktur kerja hingga mampu menang dalam era disruptif ini.

Mas @aniesbaswedan dengan sangat cermat menjelaskan tentang 4C, yaitu Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration,” kebutuhan siswa disingkat 4C yang diperlukan siswa dalam menghadapi masa depan yang kian kompetitif. m.republika.co.id/amp_version/o2…

Bu Risma di Surabaya pernah marah yang viral dengan membawa-bawa kata “Dosa kita membiarkan ibu dan bapak harus bolak balik urus keperluannya ke Pemda, jika mereka kecelakaan siapa tanggung jawab? Padahal kita bisa buat lebih mudah!”

Saya membayangkan Presiden RI mampu menginspirasi, mampu menjadi guru bangsa, cerdas dan tangguh menangkan persaingan antar negara di zaman super kompetitf ini. Bukan sibuk pencitraan, bagi-bagi sertifikat ataupun sibuk mengumumkan THR apalagi sibuk pamerkan hobi naik chooper.

Karena itu, #2019GantiPresiden punya tujuan menghadirkan Presiden yang lebih baik di 2019 yang tinggal beberapa bulan ini. Ayo kita usaha dan doa agar di bulan ini Dia kabulkan Indonesia, dianugerahkan Pemimpin yg Membawa Bangsa Menuju Peradaban Penuh Berkah. RI

*Politisi PKS, Mardani Ali Sera

Facebook Comments