Anies-Sandi Pemimpin Ideal DKI, jangan Contoh Pendahulu yang Maju Pilpres

0
67

JAKARTASATU– Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diharapakan tidak mencontoh pendahulunya, Joko Widodo ketika menjadi Gubernur tapi menjabat tidak hingga selesai. Sekalipun Anies mungkin mendapatkan dukungan, tapi laku tersebut dianggap kurang beretika.

“Saya tahu @aniesbaswedan didorong banyak orang. Tapi, sebaiknya kita meminta mereka fokus di DKI dan jangan mencontoh pendahulu mereka yang salah.

Pemimpin yang meninggalkan pekerjaan di tengah jalan bisa dituduh egois. Jangan dibiasakan. Jabatan buka aji mumpung,” saran Fahri Hamzah, Selasa (10/7/2018), di akuj Twitter pribadi miliknya.

Harapan Fahri ini juga dianggap agar tidak seperti pendahulu yang terkesan menggampangkam masalah namun pada akhirnya tidak demikian hingga saat ini.

“Memang, ada anggapan kalau jadi presiden masalah di Jakarta mudah diselesaikan. Tapi, buktinya yang sekarang juga gak ngapa-ngapain kok.

Jakarta ini memang memerlukan kepemihakan. Tapi lebih dari itu, Jakarta perlu ide, untuk itu kombinasi @aniesbaswedan dan @sandiuno ideal.”

Janji Anies menjalankan jabatannya 5 tahun menurut Fahri harus dipenuhi. “Memang saya nampak agak ekstrem dengan pilihan rakyat. Saya merasa rakyat yang berbondong2 ke TPS memberikan suara itu adalah puncak ketulusan. 

Sehingga apa janji kita itulah yang harus dipenuhi. Berjuanglah mewujudkan mimpi dan cita-cita mereka. Itu mulia.”

Selain itu, Fahri memberikan perhatian demikian karena masyarakat dirasa yakin mengingat ketika pendahulunya berlaku demikian. “Saya yakin ingatan rakyat kuat. Kalau kita berbuat baik pasti berkesan. Rakyat tau cara berterima kasih. 

Inilah yang saya percaya bahwa jabatan itu tidak usah melompat. Tunaikan saja dulu amanat. Nanti rakyat akan memilih kapan pun kita maju lagi.” RI

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.