Powerslaves Band Feat Yoda Bhayangkara Dalam Acara Musik Amal

0
294
Powerslaves feat Yoda Bhayangkara sesaat sebelum tampil dalam acara musik amal di Galeri Foto Antara Pasar Baru. 8 Desember 2018 / Foto Ist

Jakartasatu – Acara amal yang digelar pewarta foto Antara, menghadirkan serangkaian acara , mulai dari peluncuran buku /photobook, galery talk,garage sale, video screening dan music charity. Dalam music charity live, satu dari 13 musisi yang ikut berpartisipasi adalah Powerslaves. Grup band yang telah lama malang melintang di dunia musik rock tanah air.

Grup band rock papan atas Powerslaves yang banyak mengeluarkan lagu hits di era 90 an, mengambil bagian ikut meramaikan dalam acara amal yang digelar di Galeri Foto Jurnalistik Antara – Pasar baru, Sabtu malam 8 Desember 2018, menggandeng Yoda Idol(Prattyoda Bhayangkara) menggantikan posisi vokalis Powerslaves – Heydi Ibrahim yang sedang berhalangan.

Maka jadilah Powerslaves feat Yoda dengan formasi ; Yoda (vokalis),Ambang Christ (gitar),Anton Juliette (Drum), Wiwiex Sudarno (Keyboard) dan Anwar Fatahillah (Bass).Di akui Anwar, walau latihan hanya sekali karena terkendala waktu kesibukan masing-masing, alhasil konser yang bertema Lombok Palu Donggala Survival yang dilakukan Powerslaves mampu membius para Slaver (red: sebutan fans fanatik Powerslaves) yang hadir menyaksikan band idolanya beraksi di panggung.

 “Kebetulan bertepatan acara terselenggara,Heydi sedang berada di Kuala Lumpur menghadiri satu acara. SelainHeydi,  gitaris Robbie Rahman dan drummerAgung Yudha pun juga sedang berhalangan. Posisi drum additional digantikan oleh Anton Juliette,“ ujarAnwar Fatahillah pentolan Powerslaves.

5 buah lagu hits yang di suguhkan Powerslaves ; 100 % Rockn Roll, Impian,Metal Kecil, Jika Kau Mengerti dan Malam Ini menjadi magnit acara penutup peluncuran buku foto amal Lombok Palu Donggala Survival yang digagas para pewarta foto bekerjasama dengan galeri foto Antara.

Gemuruh suara para slaver ikut bernyanyi bersama para penonton lain berbaur mengiringi lantunan tembang lagu yang dibawakan Powerslaves dari lagu pertama hingga akhir. “Akusangat bersyukur bisa membantu saudara saudaraku yang  mengalami bencana lewat acara amal yang dilakukan. Lewat bermusiklah cara kami membantu dan  meringankan penderitaan mereka,” ujar Anwar Fatahillah, saat ditemui seusai latihan di studio musik Bro’S kawasanCilandak Timur Jakarta sehari jelang konser amal dilakukan.

Aksi panggung Powerslaves saat tampil dalam acara musik amal untuk Lombok Palu Donggala di Galeri foto Antara / Foto : Ist

Di akui Anwar Fatahillah, Powerslaves di tahun ini sudah dua kali melakukan musik amal terkait bencana Lombok,Palu dan Donggala. Konser amal pertama dilakukan di kota Semarang dan kedua di galeri foto Antara. Pada musik amal sebelumnyapun,Powerslaves bersama dengan musisi atau grup band lain selalu ikut terlibat pada acara amal yang ada, seperti musik amal untuk Palestina, Rohingya dan charity musik untuk basis Godbless Donny Fatah tahun lalu.

“Aku sangat berempati kepada kesulitan orang lain. Buatku melakukan ibadah lewat bermusik itu salah satu cara yang dilakukan Powerslaves,dengan ikut serta berpartisipasi dalam mengumpulkan dana lewat acara musik amal. Agar korban bencana pun merasa terbantu dari kesulitan yang di alaminya.” papar Anwar.

Hal yang samapun di utara kan Yoda Idol,merasa sangat bersyukur dapat bergabung dengan Powerslaves di acara musik amal ini. Buat Yoga, berkolaborasi dengan Powerslaves sudah kali kedua dilakukan saat sama sama pulang kampung dikebumen. “Menyanyikan lagu-lagu Powerslaves ternyata tidak mudah, perlu penjiwaan dalam bernyanyi agar souldari lagu tersebut dapat dan disitulah gregetnya,”ungkap Yoda.

Yoda Bhayangkara mengawali karir bermusik lewat ajang festival di kota kelahirannya Kebumen. Ditahun 2012 Yoda berhasil menjadi seorang finalis Indonesian Idol. Dengan totalitas seorang rocker. Mulai dari gaya rambut kriwol, cara berpakaian,penampilan, hingga lagu dan suara semakin menunjukkan Yoda Indonesian Idol 2012 sebagai pecinta musik rock. “Genre bermusik saya memang slow rock. Mr Big, Led Zepellin adalah grup panutan luaryang saya sukai.”ujar pria kelahiran Kebumen, 9 Februari 1987.

Yoda bersama Powerslaves saat latihan bersama satu hari jelang tampil di acara musik amal / Foto : Beng

Diakui Yoda,bernyanyi untuk acara amal Lombok Palu Donggala, sudah empat kali dilakukan jamz session dengan grup band berbeda, karena posisi Yoda saat ini hanya solo karir sebagai seorang penyanyi.”Alhamdulillah tiap acara amal bila Saya bisa terlibat, Saya akan ikut. Dan bila tidak Saya berusaha mengganti dengan acara lain. Seperti berkolaborasi dengan Powerslaves untuk event charity yang diselenggarakan pewarta foto Antara ini,” ujarYoda.

“Dengan menangispun agar kita bisamerasakan penderitaan mereka bisa kita lakukan. Apalagi dengan ikut terlibat mengikuti acara acara amal seperti ini. Saya merasa inilah bagian empati seorang musisi terhadap hal yang positif yang bisa dilakukan dalam membantu meringankan penderitaan saudara saudara kita yang terkena bencana.” papar Yoga  mengungkap kan rasa empatinya. (JKST/Beng Aryanto)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.