Abah Odil: “Membuburkan” Kota Malang

0
487
Ruko Bubur Abah Odil /pinky

Di kota Malang Bubur Ayam untuk bisa diyakinkan jadi santapan untuk sarapan harus merubah asumsi yang tak sebentar. Menu sarapan bubur ayam masih dianggap sebagai makanan orang sakit. Namun asumsi ini berubah sangat cepat saat tahun 2004 Abah Odil membuat brand bubur menjadi sajian pagi yang istimewa.  Ikutilah wawancara khusus dengan Abah Odil pemilik kuliner Bubur Abah Odil (AO).

JAKARTASATU.COM – Saat tim Jakartasatu.com singgah atau berkunjung ke kota Malang di Jawa Timur, pikiran yang terbayang sarapan adalah yang tak terlalu berat. Maka kita putuskan sarapan pagi bubur.

Tapi tak semudah itu mencari bubur, meski Malang dikenal banyak kuliner yang enak.

Orang Malang tidak memiliki kebiasaan untuk sarapan bubur di pagi hari namun bukan berarti jenis makanan ini disingkirkan dari jagat kuliner di Malang. Untuk yang satu ini kita bahas bubur Abah Odi, karena bubur Abah Odil menjadi pembicaraan yang khusus. Sejak suapan pertama rasanya sudah bicara. Bubur Abah Odil memang mampu menghipnotis lidah kita dengan rasa yang mampu bikin kita ketagihan.

Bubur Abah Odil ini memang Pedo alias enak banget pada kategori bubur ayam di kota Malang. Bubur Ayam Abah Odil, secara tampilan bubur ayam ini sedikit berbeda dan punya ciri khas. Bubur Abah Odil rasanya yang memang yahuuud.

Setiap memesan semangkuk bubur, pembeli akan langsung disajikan bubur beserta semangkuk kerupuk dan segelas teh tawar. Jika datang cukup pagi dan beruntung, kamu juga dapat memakan buburmu dengan tambahan sate telor puyuh, sate usus atau sate rempelo ati, bahkan ada cireng dan comro sebagai penambah makanan yang khas Jawa barat ini. Tapi kalau kesiangan biasanya sudah habis.

Bubur Abah Odil

Semangkuk bubur Abah Odil bisa bikin kita puas menikmati sarapan pagi. Bubur ini pas karena ada temannya seperti cincang ayam kecil dan tipis, bawang prei, teri, serta potongan cakwe. Bubur terasa cukup lembut dengan kaldu yang gurih dan sangat nikmat.

Bubur Abah Odil ini memang pas jadi yang tak suka sarapan besar maka ini akan mengubah selera makan jadi cocok sebagai sarapan bubur Abah Odil ini.

“Tujuan Abah Odil memang sebagai penangkal lapar di pagi hari, maka bubur yang saya sajikan,” ujar Abah Odil kepada JakartaSatu.com (1/1/2019).

Bubur Abah Odil memiliki sejumlah paket. Ada bubur ayam istimewa (P1), paket ayam spesial plus rempelo ati (P2), paket ayam spesial rempelo ati plus telur setengah matang (P3), bubur ayam istimewa paket jumbo (P4). Kini Bubur Abah Odil juga memiliki deferensiasi makanan tambahan ada yang lontong sayur yang juga umumnya buat sarapan.

Abah Odil pemilik Bubur Abah Odil /jkst

Abah Odil yang nama aslinya Ate Rushendi mengatakan juga bahwa paduan terbaik dari bubur ayam Abah odil adalah yang menggunakan telur setengah matang.

“Telur ini akan berada di dasar mangkuk dan tertimbun oleh bubur, namun ketika sudah disatukan rasa tarik menarik yang kuat antara telur dan bubur akan melahirkan harmoni di mulut yang sangat sedap dan nikmat,” tambahnya.

Abah Odil juga berkisah bahwa perjalanan panjang berjualan bubur ini bukan tanpa rintangan. “Sebagai sebuah usaha pasti ada perjuangan, dan tidak ujug-ujug begini,” kisahnya.

Tentu saja kisah ini jadi rasa yang tak bisa lupa. Bubur Abah Odil kini sudah jadi pembicaraan makanan yang berperan di kota Malang sebagai makanan yang jadi pembicaraan karena selain enak dan laku, bubur kini sudah masuk dan hadir sebagai makanan penting di kota Malang.

Abah sang pemilik bubur ayam ini memang bukan biasa saja, sebagai pensiunan pegawai Inbritex dan terakhir resign dari perusahaan Sarung ATLAS. Dari pengakuannya yang disampaikan kepada JAKARTASATU.COM bahwa ini perjuangan yang menjadi sejarah khusus baginya.

“Ini perjuangan saya yang tak akan dilupakan, tapi niat saya baik untuk menjamin kualitas dagangan bubur saya tetap terjaga kualitas,” jelasnya.

Ditambahkan Abah bahwa sejak awal dagang dia sudah mikir memang menciptakan brand bubur Abah Odil dan ini yang saya jual.

“Saya juga selalu menyempatkan diri bertanya kepada pelanggannya mengenai rasa buburnya agar para pelanggan puas atau ada kritikan,” bebernya.

Yang menarik dari konsep awal Abah Odil bahwa dirinya memang dulu awal dagang bubur ingin “membuburkan” kota Malang. “Ini hanya ingin menyakinan bahwa bubur cocok buat sarapan di kota Malang.” kisahnya.

Nah…untuk yang mau coba Bubur Ayam Abah Odil tinggal datang saja ke Ruko Griyashanta Jalan Soekarno Hatta dan memiliki 8 cabang di kota Malang. Dan berencana akan membuka cabang di sejumlah kota.

Oh ya Bubur Abah Odil buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB dan bagi ibu hamil gratis, dan yang puasa Senin-Kamis juga. Unik juga ya..| Aendra Medita/ Foto-foto Ibu Tuti Luluk untuk JKST

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.