Cinta Lingkungan Ala Al Izhar untuk dukung Gerakan Satu Juta Pohon

0
222

JAKARTASATU.COM – Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu mengadakan Apel Hari Gerakan Satu Juta Pohon yang diperingati dengan penanaman pohon Palem Putri. Sesuai dengan kampanye yang diusung pada saat pencanangan program pengelolaan sampah Maret 2018 yaitu Al-Izhar Peduli Lingkungan menjadi wadah penyalur dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang beretika lingkungan dimana generasi ini peduli terhadap keberlangsungan lingkungan sekitarnya.

Pencanangan ini penting dilakukan karena menjadi tekad bersama dan sebagai bentuk tanggung jawab Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu terhadap lingkungan sekitar salah satunya dengan menjaga dan menumbuhsuburkan pohon yang menjadi bagian penting dalam kehidupan di bumi.

Sekolah sebagai sumber dari segala sumber teladan, tidak hanya masalah pelajaran, namun mencintai lingkungan juga harus diajarkan. Dalam upaya mendukung kelestarian lingkungan di peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Al-Izhar Pondok Labu mengajak perwakilan murid SD, SMP, dan SMA dengan didampingi oleh Siti Soraya Cassandra Alumni SMA Al-Izhar Pondok Labu angkatan 9 sebagai Pembina Apel, Arniyani Arifin sebagai Direktur Utama Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu, dan beserta
jajarannya untuk menanam pohon. Proses penanaman tersebut dipandu juga oleh sejumlah guru dan menjelaskan kepada murid tentang manfaat pohon.

Cassandra, Pembina Apel Hari Gerakan Satu Juta Pohon mengatakan “Banyak orang di kota merasa bahwa merawat alam itu sulit. Padahal merawat alam sangat sederhana. Terdapat tiga langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk merawat alam dalam kehidupan sehari-hari. Cukup bercermin dari 3 hal yang kita lakukan. Pertama, apa yang dimakan dan cara memakan dapat menentukan apakah kita bisa merawat alam atau tidak. Jika, memilih makanan yang sehat makanan ditanam dengan baik dan tidak menggunakan kimia, secara langsung ikut berpartisipasi merawat alam.

Kedua, dari minum dengan menggunakan tumbler pribadi dan sedotan yang tidak sekali pakai yang terbuat dari bahan bambu atau
besi. Dan yang terakhir, jika kita tinggal di kota pasti semua orang memproduksi sampah dan berkaitan dengan 5 R. Refuse, berani menolak pada hal-hal yang menyebabkan penumpukan sampah seperti penggunaan plastik.

Reduce, mengurangi konsumsi yang tidak penting. Reuse, penggunaan kembali dengan memanfaatkan barang-barang yang dimiliki. Recycle, melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya sehingga dapat di daur ulang. Rot, semua sisa makanan dan sampah organik dapat terurai secara sempurna di alam jika ingin membuat kompos.”

Penanaman pohon disekolah merupakan langkah sederhana untuk membuka ruang terbuka hijau dengan memanfaatkan area yang kosong sehingga menjadi nyaman dan teduh. Oleh karena itu, dipilih pohon Palem Putri karena memiliki manfaat diantaranya sebagai pohon yang mampu menyerap polutan dan tanaman peneduh. Selanjutnya, akan dilakukan kegiatan penanaman 120 pohon dari berbagai jenis secara berkesinambungan yang dilakukan oleh masing-masing jenjang pendidikan dari KB, TK, SD, SMP, dan SMA.

Tindakan nyata melalui penanaman pohon akan menimbulkan tanggung jawab bagi murid dalam memelihara dan merawat pohon yang ditanam di lingkungan sekitar sekolah.

“Jika membahas merawat alam, melalui kegiatan penanaman pohon tidak ada yang bisa menggantikan fungsi pohon, termasuk manusia. Terdapat pepatah yang mengatakan, bahwa Bumi tidak membutuhkan
manusia. Kita tidak ada, Bumi akan tetap seperti ini, yang membutuhkan Bumi adalah kita. Sehingga, kita sebagai manusia harus merawatnya”, jelas Cassandra sebagai pembina apel dan salah satu pendiri dari Kebun Kumara sebuah kebun belajar yang dibangun berdasarkan prinsip permaculture untuk masyarakat kota.

Diharapkan untuk masa mendatang melalui penanaman pohon yang termasuk bagian dari kampanye AlIzhar Peduli Lingkungan murid-murid dapat menjadi calon pemimpin yang memiliki pembekalan berwawasan lingkungan. Serta, nilai-nilai yang bersumber dari kecintaan lingkungan dapat menjadikan alam dan lingkungan hidup sebagai media pembelajaran yang dapat diaplikasikan ke semua aspek kehidupan. |RED/JKST

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.