Mendorong Etika Komunikasi dari Kampus

0
312

JAKARTASATU – Pada 4 Juli 2014, Kuliah Umum Logika dan Etika untuk mahasiswa STIKOM InterStudi berlangsung. Mahasiswa semester II dan IV diberikan pemahaman tengan dan untuk mengetahui, memahami bagaimana mengaplikasikan teori dan praktek dalam bidang logika dan etika di era revolusi industri 4.0.

Bersama narasumber pakar media dan komunikasi Aendra Medita Founder sejumlah media dan CSR INDONESIA pembicara lainnya Sigit Budi Darmawan yang paham dalam dunia Manufacturing, Supply Chain, FMCG & Chemical Company, Digital Company, Consulting.

Dalam setiap tahunnya Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Inter Studi memang memberikan ruang bagi dosen tamu dalam kuliah umum.

“Ini selain untuk membuka wawasan bagi mahasiswa juga membuka sharing dari para ahli dan menimba illmu dari yang sudah sukses,” ujar Dr Poopy Ruliana dosen senior di STIKOM Interstudi Jakarta, pada Kamis,4 Juli 2019.

Menurutnya Perekonomi di era digital diwarnai dengan banyaknya peran serta kaum milenial dalam dunia kerja dan ini sangat penting di respon.

Hal senada disampaikan oleh Evita era digital adalah yang patut di respon dan memakai pola edika yang baik. “Ini bagian penting dalam pola di kampus,” ujar Evita yang juga dosen di STIKOM Interstudi.

“Bahwa dunia ekonomi digital adalah dunia kreatif dan didominasi kaum milenial ini menarik dibahas, bahwa generasi Z perlu menerapkan etika dan kesopanan,” jelas Aendra.

Itulah kira-kira yang terungkap dalam Kuliah Umum Logika dan Etika.

TEMA Kuliah umum “Mempersiapkan Generasi yang Beretika, Berkarakter baik, dan Proffesional, “Saya memberikan pamahaman dari pisau bedah media, media social dan komunikasi, dampaknya pun saya sampaikan. Sebagai pembicara Aendra yang sudah menjadi jurnalis cukup lama selama 20 tahun pernah melakukan lawatan jurnalistik di Washington DC, Japan, Singapura, Malaysia, Saudia,dll.

Bagi saya membawa pendekatan pada komunikasi kreatif dan media sosial secara luas bagi mahasiswa haruslah cair. Hal ini penting bagi mahasiswa saat ini di generasi Z. Generasi Beretika, Berkarakter Baik dan Professional patut dikedepankan. “Semua harus cair, asyik dan tentunya happy,” papar Aendra pernah menjadi memberikan kuliah umum bidang komunikasi media dan Media social di sejumlah kampus di Jakarta dan pernah diundang Presentasi khusus di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University Japan 2014, dengan tema “The 2014 President Election and The Role of
Social Media”. *** |RON

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.