Bicara di Munas IV APPSI, Tito Sebut Dibanding Shanghai Jakarta Ibarat Kampung?

0
496
Pemandangan Kota Jakarta - Sumber Foto: bloomberg.com (25/8/2019).
Pemandangan Kota Jakarta - Sumber Foto: bloomberg.com (25/8/2019).

JAKARTASATU.COM – Didaulat sebagai pembicara pada Musyawarah Nasional (Munas) IV APPSI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyempatkan diri menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Tito, Jakarta sekarang dinilainya hanya seperti kampung jika dibandingkan dengan kemajuan dan kemegahan Shanghai, China.

The Central Business di Beijing - Sumber foto: chinadaily.com (4/11/2019).
The Central Business di Beijing – Sumber foto: chinadaily.com (4/11/2019).

“Pak Anies, saya yakin kalau sering ke China, kalau kita lihat Jakarta kayak kampung dibanding Shanghai,” kata Tito di Hotel Borobudur, di Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).

Lebih lanjut, Tito mengisahkan kenangannya saat berkunjung ke Shanghai dan Beijing, China, pada 1998 lampau.

Tito menceritakan, saat itu Shanghai dan Beijing masih sangat tertinggal jika dibandingkan dengan Kota Jakarta.

“Tahun ’98 saya masih ingat, saya kebetulan Sesko di Australia saat itu, studi banding ke China, Beijing dan Shanghai, masih banyak yang naik sepeda. Dengan Jakarta, Beijing kayak kampung, rumah-rumah kumuh, sungai yang kotor hitam banyak di mana-mana, sepeda masih di jalan,” kenang Tito.

Namun Tito mengaku betapa kagetnya dirinya, ketika berkunjung kembali ke sana tahun lalu, mereka sudah mengalami perubahan sangat pesat. Menurutnya, Kota Beijing sudah seperti Washington, DC, sedangkan Shanghai mirip New York.

“Tahun kemarin saya datang ke sana dalam rangka Interpol conference di hotel yang sama, saya melihat sungai yang sama, sudah banyak orang yang berenang di situ. Airnya bersih, jernih, dulunya hitam pekat dan kemudian kita melihat Beijing sudah mirip-mirip seperti Washington, DC, Shanghai sudah mirip-mirip New York,” ungkap Tito kagum.

Keindahan Kota Shanghai - Sumber Foto: fodor.com
Keindahan Kota Shanghai – Sumber Foto: fodor.com

Apakah dengan mengungkapkan hal ini Mendagri ingin menyindir kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bisa jadi dianggapnya tidak maksimal?

Mungkin sebagai pengobat dari sindiran pedas yang dilontarkanya, di akhir bicaranya Tito tidak lupa menyertakan sedikit pujiannya untuk Anies.

Ia menyatakan sangat mengapresiasi kinerja Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta khususnya dalam hal membersihkan sisa-sisa demonstrasi yang dilakukan oleh pasukan oranye.

“Mas Anies diminta untuk bagaimana demo di Bawaslu, demo di DPR 3 hari, itu aja sudah setengah mati kita. Sudah kita (polisi) selesai, Mas Anies bersih-bersihin itu, pagi-pagi udah clear. Terima kasih Mas Anies dan pasukan oranyenya,” pungkas Tito sebelum menutup presentasinya.

Bagaimana pendapat Anda tentang sindiran Tito terhadap Anies di atas? (WAW).

Facebook Comments