Peduli Inflasi dengan Kampung Berkebun Urban Farming

0
499

JAKARTASATU.COM – Pemerintah Kota Bandung mendorong masyarakat untuk mengembangkan konsep Kampung Berkebun. Konsep urban farming dengan komoditas seperti bawang, cabai, tomat, terong, kemangi, dan aneka bumbu dapur lainnya.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, pembaruan komoditas kampung berkebun ini sebagai cara untuk mengedukasi masyarakat sekaligus berpartisipasi langsung peduli terhadap inflasi daerah. Strategi ini ia kemas lewat program Kampung Berkebun Bandung Juara Peduli Inflasi.

“Saya berharap, kalau sudah dilaksanakan di seluruh wilayah di Kota Bandung bisa berpengaruh pada inflasi daerah,” kata wali kota usai meresmikan Kampung Berkebun Bandung Juara Peduli Inflasi di RW 04 Padjadjaran, Kecamatan Cicendo, Jumat (6/12/2019).

Wali kota mengungkapkan, Kampung Berkebun Bandung Juara Peduli Inflasi ini sudah berjalan di seluruh kelurahan di Kota Bandung. Tak hanya tidak hanya mempertahankan, kampung ini harus diperbanyak.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada 151 Kakampung berkebun. Artinya setiap kelurahan ada. Oleh karena itu saya mengharapkan ke depan kita penguatan internalisasi. Jika setiap RW bisa menguatkan kemandirian dari sisi pangan,” jelasnya.

Sekali pun memiliki keterbatasan lahan, namun ia menyerukan kepada seluruh warga untuk bisa memanfaatkan area yang ada. Namun pembangunan strategi ekonomi mandiri ini tergantung pada partisipasi masyarakat.

“Kita mendorong masyarakat untuk melakukan pembangunan lewat urban farming. Ke depan betapa indahnya kalau di setiap RW ada gang. Itu bisa ditanami kemangi, cabe, kangkung,” pungkasnya.*(HB/HER)