Viral Ferrari di Cargo Garuda, Lanjutan Kasus Harley dan Brompton Ilegal?

0
358
Capture salah satu bagian dari video Ferrari di cargo Garuda yang menjadi viral /Ist

JAKARTASATU.COM – Ternyata heboh Harley Davidson dan Brompton ilegal di Airbus Neo baru milik Garuda Indonesia belum selesai di situ saja.

Belum surut diskusi masyarakat mengenainya, tiba-tiba merebak video viral mobil Ferrari berdurasi 7 detik yang muncul pada 6 Desember 2019 melalui akun twitter @kurawa.

Dampak luar biasa. Masih di hari itu juga Jumat (6/12/2019), video tersebut langsung dicuit ulang 1,900 kali dan diterima 2,700 akun. Di hari itu juga video itu juga sudah ditonton sebanyak 129.700 kali.

Tentu saja viralnya video tersebut langsung menimbulkan banyak pertanyaan mengenai hukum atau tidaknya pengangkutan mobil mewah tersebut.

Untuk mendinginkan heboh yang memanas di publik tersebut, segera Wakil Presiden Sekretaris Perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, M. Ikhsan Rosan angkat bicara.

“Sehubungan dengan informasi beredarnya dan video di media sosial terkait mobil Ferrari (merah) di dalam pesawat Garuda, bersama ini kami konfirmasikan dengan mobil ini diangkut barang yang diangkut dari Jakarta tujuan London Heathrow dengan pesawat Garuda Indonesia GA086 jenis B-777-300ER pada tanggal 9 Oktober 2018, “kata Ikhsan berdasarkan keterangan resminya, Sabtu (7/12/2019).

Lebih lanjut Ikhsan, video tersebut diambil di bandara Heathrow, London yang memuat kargo mobil Ferrari tersebut berasal dari pesawat.

Dus Ikhsan pun menyetujui mobil tersebut milik penumpang Garuda yang sudah melalui proses kepabeanan resmi.

“Mobil Ferrari tersebut adalah milik seseorang yang menggunakan layanan Garuda Indonesia untuk pengiriman dari Jakarta ke London. Mobil ini juga telah melalui prosedur kepabeanan resmi,” ujar Ikhsan.

Menanggapi kasus tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa dia belum mengetahui hal tersebut. Karena itu dia tidak bisa memberi komentar atau menyetujui mengenainya.

Mengenai bukti video yang dikeluarkan, Erick menyatakan itu bisa video macam-macam. Jadi semuanya akan diselamatkan dulu seperti apa fakta yang sebenarnya.

Sementara itu, sementara ini Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi Bea dan Cukai Deni Surjantoro mengatakan bahwa mobil Ferrari bukan temuan barang ilegal. Super mobil berlogo kuda jingkrak bikinan Italia ini menurutnya merupakan tiket pesawat tersebut. Lokasinya juga bukan di Jakarta, jadi sudah jelas Ferrari itu paket yang sama bebarengan dengan Harley Davidson dan Brompton di Airbus Neo kemarin. | WAW 

Facebook Comments