Tak Tunggu Ganti Tahun 2020, Tarif Damri Bandara Sudah Naik, Ini Daftarnya

0
625
Ilustrasi kenyamanan penumpang bus DAMRI Bandara/IST

JAKARTASATU.COM – Terhitung per 22 Desember 2019 ini,  Tarif DAMRI Angkutan Bandara Soekarno-Hatta resmi dinaikkan. Kenaikan tersebut dipatok antara dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Hal ini sesuai dengan surat keputusan nomor 3956.00/PR.302/SKU/00/DU/2019 mengenai penyesuaian tarif DAMRI Angkutan Bandara Soekarno-Hatta.

Besaran kenaikan tarif DAMRI ini berkisar antara Rp 10.000-15.000 untuk setiap rute. Adapun rute termahal adalah rute Sukabumi-Bandara Soetta yang dipatok Rp 115.000 (sebelumnya Rp 100.000).

Menurut Direktur Utama Perum DAMRI Setia N Milatia Moemin, penyesuaian tarif ini mengacu pada hasil survei kepuasan pelanggan serta kemauan dan kemampuan bayar pelanggan yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Hasil survey menyebutkan pelanggan DAMRI dinilai mampu secara ekonomi membayar penyesuaian tarif DAMRI Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami telah melakukan segala upaya untuk menghindari penyesuaian tarif layanan. Namun demikian penyesuaian tarif ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan untuk memastikan kualitas layanan yang tinggi bagi pelanggan kami,” kata Setia melalui pers rilis, Minggu (22/12/2019).

Yang jelas dengan adanya kenaikan tariff tersebut, pihak DAMRI juga akan meningkatkan pelayanan dan keselamatan dengan menambah fasilitas dan pelayanan seperti AC, Wi-Fi, Charging Spot, tempat sampah, toilet, bagasi, video music, alat pemecah kaca, serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Terkait kenaikan yang terjadi tersebut,, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya tidak masalah jika kenaikan tariff tersebut masih wajar. Lain halnya jika kenaikan tarif sampai 2x lipat, ia tidak akan segan-segan untuk segera menegurnya.

“Tarif DAMRI kita lihat ya semua juga naik. Jadi nanti kalau tarifnya naiknya itu nggak signifikan mestinya oke lah. Tapi kalau naik 2 kali lipat kita marahin dia,” kata Budi Karya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (22/12/2019).

Menurut Budi, jika kenaikannya mencapai Rp 15 ribu saja tentunya masih terjangkau. Agar lebih tenang ia pun membandingkan jika penumpang harus menggunakan transportasi taksi.

“Coba dihitung naik DAMRI Rp 15 ribu, naik taksi kalau ke Blok M paling murah kan Rp 100 ribu. Kan lebih murah-murah juga,” ujar Budi Karya membandingkan.

“Saya pikir mereka melakukan itu sudah riset. Memang yang namanya tarif komersial itu bukan Kemenhub, itu business to business,” imbuhnya memungkasi. |WAW

Inilah daftar tarif baru bus DAMRI Bandara/IST

 

 

Facebook Comments