Stafsus Erick Thohir Sebut Said Didu Turut Tertipu Manajemen Lama Jiwasraya

0
773
2014 Asuransi Jiwasraya pernah sponsori Manchester City/IST

JAKARTASATU.COM – Debat berbagai pihak terkait misteri apa yang sebenarnya terjadi di Jiwasraya semakin meruncing dan bikin pusing.

Menanggapi pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang mensinyalir Jiwasraya dirampok pada 2018 untuk keperluan pemenangnan pilpres, staf khusus (stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga justru menyatakan bahwa Saud Didu-lah yang turut tertipi oleh kepiawaian manajemen lama Jiwasraya.

Pasalnya pada tahun 2014 dimana waktu itu Said Didu masih menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN, telah terjadi keanehan yang membuat Arya heran.
Aneh, pada waktu itu manajemen PT Jiwasraya (Persero) memutuskan untuk mensponsori klub sepakbola ternama Manchester City (Man City), padahal menurut Arya kondisi keuangan mereka pada waktu itu tengah buruk.

Pada 2014 tersebut, Jiwasraya menjalin kerja sama dengan Manchester City dengan kontrak selama dua tahun. Berkat kerja sama tersebut, Jiwasraya berhak menggunakan pemain-pemain ManCity untuk melakukan aktivitas pemasarannya di Indonesia.
“Bayangkan 2014 posisi keuangan Jiwasraya sudah jelek, tapi masih mark up (menaikkan) buat jadi supporter Manchester City,” ucap Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, Kamis (26/12).

Karena itulah ia menilai mantan Sekretaris Kementerian BUMN pada 2014 lalu, Said Didu, kemungkinan besar tertipu oleh manajemen Jiwasraya. Karena itulah perusahaan bisa menjadi sponsor Man City.
“Mungkin Pak Said Didu juga tertipu oleh pengelola Jiwasraya,” imbuh Arya mengira-ira.

Lebih lanjut, membantah analisa Said Didu bahwa menyatakan Jiwasraya baik-baik saja sebelum 2018, maka Arya menyatakan keuangan Jiwasraya sebenarnya sudah buruk sejak 2006. Namun, perusahaan asuransi pelat merah tersebut masih bisa membayar klaim dengan menggunakan uang nasabah yang baru mendaftar.

“Harusnya bayar klaim menggunakan hasil investasi, bukan dari pelanggan baru. Kalau pakai uang nasabah yang baru daftar kan jadi gali lubang tutup lubang,” ujar Arya memungkasi. |WAW-JAKSAT