Sinyalir Ada Skandal Besar, BPK Bergegas Bongkar Borok Jiwasraya

0
623
BPK sebut masalah Jiwasraya lebih kompleks dari yang dibayangkan/IST

JAKARTASATU.COM – Sabar, tinggal tiga hari lagi, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna akan mengumumkan pernyataan resmi terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada Rabu (8/1).

Meski belum diumumkan, namun Agung mengisyaratkan bahwa kasus JIwasraya ini merupakan skandal besar yang ruwet alias kompleks.

“Semua yang terlibat, ini kompleks masalahnya. Tidak seperti yang teman-teman (media) duga. Ini jauh lebih kompleks daripada yang teman-teman bisa bayangkan,” ujarnya, Senin (6/1).

Untuk keperluan investigasi permasalahan keuangan Jiwasraya, termasuk mengenai risk management (manajemen risiko) BPK telah menggandeng Kejaksaan Agung

“Jadi, Rabu (8/1) akan kami lakukan official announcement (pengumuman resmi), kami sudah berkomunikasi secara intensif dengan Jaksa Agung,” terang dia.

Menurut Agung, nantinya dalam pengumuman resmi tersebut, BPK dan Kejagung akan mengungkap poin-poin penting temuan mereka.

“Kita tunggu tanggal 8 Januari nanti. Kerugian negara kita hitung sebagai bagian dari proses investigasinya (Jiwasraya),” imbuh Agung.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan perihal perkembangan pengusutan kasus dugaan korupsi di asuransi Jiwasraya, pemerintah dan kejaksaan agung memerlukan proses yang panjang untuk menyelesaikan permasalahan keuangan Jiwasraya.

Pasalnya, menurut Jokowi masalah keuangan yang menimpa Jiwasraya tersebut menyangkut soal korporasi dan hukum.

“ini perlu proses yang tidak sehari dua hari. Perlu proses yang agak panjang,” kata Jokowi, Kamis (2/1).

Jokowi menjelaskan dari sisi korporasi, persoalan Jiwasraya sedang ditangani oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sementara, Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menangani dari sisi hukum.

“Sudah dicegah 10 orang agar dibuka semuanya (persoalannya). Sebetulnya masalahnya di mana. Ini mengangkut proses yang panjang,” pungkas Jokowi.

Semoga saja dengan pengumuman resmi yang akan segera disampaikan BPK maka kasus ini bisa terselesaikan dengan cepat tanpa perlu proses yang panjang seperti yang dinyatakan Presiden. |WAW-JAKSAT