Dilaporkan Memalak 1M, Polri Copot Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan

0
588
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan yanh dicopot karena memeras pelapor/IST

JAKARTASATU.COM – Akhirnya Polri secara tegas mencopot Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Andi Sinjaya Ghalib.

Menanggapi langkah tersebut, Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah Polri itu. IPW memang yang membantu korban dalam melaporkan Andi yang meminta uang Rp 1 Miliar kepada pelapor Budianto.

“Tindakan tegas ini perlu dilakukan Polri kepada anggotanya yang brengsek, agar citra Polri terjaga dan kepercayaan publik kepada jajaran kepolisian tetap terbangun,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan persnya, Sabtu (11/1).

Adapun keputusan pencopotan Andi Sinjaya tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor ST/13/I/KEP/.2020 tertanggal 8 Januari 2020. Surat itu ditandatangani oleh Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Mardiyono.

Tercantum dalam telegram tersebut, nama pengganti AKBP Andi Sinjaya adalah AKBP Mochammad Irwan Susanto. AKBP Mochammad Irwan Susanto sebelumnya menjabat Kasubbid Provos Bidpropam Polda Metro Jaya.

Menurut IPW disinyalir pada pertengahan November 2019, pelapor diminta uang Rp 1 miliar oleh penyidik Polres Jakarta Selatan tersebut, kemudian bersama IPW mengadukan kasus ke Kapolda Metro Jaya. Laporan resmi diterima Koorsespri Kapolda Metro Jaya.

Kasusnya, pelapor menolak memberi uang Rp 1 Miliar yang diminta yang bersangkutan dan merasa diperas penyidik.

Diduga dikarenakan pelapor tidak memenuhi permintaan penyidik tersebut, maka tersangka dalam kasus Nomor Sp.Sidik/592/IV/2018/Reskrim Jaksel tgl 16 April 2018 atas nama tersangka MY dan Sul tidak kunjung diserahkan Polres Jaksel ke Kejaksaan.

“Padahal perkaranya sudah dinyatakan P21, padahal jika tersangka segera dilimpahkan ke Kejaksaan, perkaranya bisa segera tuntas di pengadilan,” urai Neta.

Tentunya tindakan Polri untuk mencopot oknum polisi tersebut patut mendapatkan apresiasi tinggi. Sudah semestinya Polri melakukan hal ini. Bahkan tanpa keterlibatan IPW pun, Polri harus mau menanggapi aduan masyarakat untuk kasus-kasus serupa yang kerap terjadi di masyarakat. |WAW-JAKSAT.

Facebook Comments