Jangankan Matikan Lampu Motor, Mematikan Semua Lampu Jokowi Juga Boleh Kok

0
139
Presiden Joko Widodo (Jokowi) lupa atau sengaja tak menyalakan lampu motor yang dikendarainya/IST

JAKARTASATU.COM – Dua orang mahasiswa menggugat Presiden Joko Widodo gara-gara tidak menyalakan lampu motor saat mengendarainya beberapa waktu lalu.

Adapun gugatan yang dilayangkan oleh mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Eliadi dan Ruben, lantaran mereka tidak terima saat ditilang polisi karena tidak menyalakan lampu motor yang dikendarainya pada siang hari.

Menanggapi hal tetsebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo disebut memiliki keistimewaan atau privilege dalam mengendarai sepeda motor. Sehingga, meski tak menyalakan lampu kendaraannya, hal itu dapat dimaklumi.Menurut Ali Mochtar Ngabalin, privilege yang dimiliki Jokowi tersebut telah diatur di dalam UU LLAJ.

“Semua UU yang dibuat itu ada pengecualian. Coba lihat Pasal 134 dan Pasal 135,” kata Ngabalin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020).

“Jangankan tidak memakai lampu, mematikan seluruh lampu bisa dia. Jalan satu arah bisa dua arah untuk Presiden,” tambah pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas Feri Amsari seperti dikutip kompas.com Senin (13/1/2020).

Mau mentaati peraturan lalu lintas maupun tidak bagi seorang seorang Presiden ternyata bebas-bebas aja. Semua tergantung pada sang presiden itu sendiri apakah dirinya ingin patuh pada peraturn lalu lintas maupun tidak. Dan pada saat yang dipermasalahkan oleh dua orang mahasiswa tersebut, Jokowi sepertinya sedang kilaf atau mungkin memang sedang ingin berlaku semaunya.

Nah karena keistimewaan yang dimiliki Jokowi sebagai Presiden itulah maka kemungkinan besar tuntutan dua orang mahasiswa tersebut dapat dimentahkan. |WAW-JAKSAT

Facebook Comments