Bu Ani Curhat, Sakit Perut Dengar Janji Kampanye Jokowi di Pilpres 2019 Kemarin

0
638
Presiden Joko Widodo dan Menkeu Sri Mulyani/IST

JAKARTASATU.COM – Entah ada angin apa, tiba-tiba Menteri Keuangan dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani Indrawati, menceritakan pengalamannya ketika ikut kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 kemarin.

Bu Ani mengaku blak-blakan bahwa dirinya saat itu sempat merasa bingung hingga sakit perut mendengar janji-janji dua pasangan calon yang didukungnya yaitu Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berniat menggratiskan berbagai layanan di Indonesia.

“Menjanjikan ini itu dengan gratis, apa-apa gratis. Saya banyakan sakit perut mendengarnya,” aku Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Tentunya pengalaman sebagai pejabat penting sejak era pemerintahan SBY hingga Jokowi telah membuat Sri Mulyani mengerti dan bisa “mengkritik” janji tersebut.

Posisinya sebagai bendahara negara, tentunya membuatnya sangat mengerti bagaimana kondisi dan posisi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang notabene tidak memungkinkan apabila terlalu banyak program gratis.

Dan benar prediksi bu Ani terbukti. Setelah pemilihan selesai, benar akhirnya ada program yang harus disesuaikan kembali dengan APBN 2020 alias tidak gratis seperti yang dijanjikan saat kampanye.

Misalnya janji Presiden Jokowi pada saat kampanye akan memberikan kartu pra kerja bagi masyarakat.

Saat itu, program tersebut sempat dipertanyakan Sri Mulyani. Namun nekat harus dilanjutkan Jokowi hanya untuk mendapat perhatian masyarakat.

“Salah satu yang dipromise Presiden kartu prakerja, Rp10 triliun untuk 2 juta orang. ‘Tapi ini bagaimana caranya?’ Udah pikirin nanti aja, pokoknya campaign dulu’. Sound baiknya untuk itu,” ungkap Sri Mulyani.

Menanggapi cerita Mantan Pejabat tertinggi Bank Dunia tersebut, banyak rakyat yang manggut-manggut. Melalui saluran sosial media ada yang mengungkapkan komentar pedasnya. “Ibu yang menteri aja bisa sakit perut, apalagi rakyat kecil bu?” celetuk seorang warganet yang segera diamini warganet lainnya. |WAW-JAKSAT