Teknologi Alibaba Cloud Bantu China Perangi Epidemi Corona

0
261
Kantor Alibaba Cloud/IST

JAKARTASATU.COM – Kira-kira ada sebanyak 600.000 guru di Cina menggunakan layanan livestreaming DingTalk untuk mengajar secara online hari ini yang merupakan hari pertama sekolah dibuka setelah perpanjangan libur Tahun Baru Imlek di Cina.

Pada tanggal 10 Februari kemarin, sekolah-sekolah di lebih dari 300 provinsi di 30 kota di Cina telah tergabung dalam program“Kelas Online” yang diprakarsai oleh Alibaba DingTalk, yang telah diikuti oleh 50 juta siswa. Untuk mendukung program kelas online ini, DingTalk dan Alibaba Cloud membentuk tim khusus untuk memastikan stabilitas sistem selama pelajaran kelas online ini berlangsung.

Baru-baru ini, DingTalk juga meluncurkan “Kantor Online” yang merupakan platform lengkap sistem kerja untuk bekerja di luar kantor, dimana sistem ini dibuat untuk 10 juta perusahaan dan organisasi secara gratis.

Sistem ini memungkinkan pekerja untuk melakukan konferensi video, panggilan konferensi live streaming yang dapat diikuti sampai dengan 300 peserta atau jika perusahaan membutuhkan rapat grup dalam skala besar, meng-edit dokumen dan meminta persetujuan secara online.

Semuanya dapat dilakukan tanpa perlu datang ke kantor atau berada di satu tempat yang sama dengan pekerja lainnya, jadi pekerja dapat bekerja di rumahnya masing- masing.

Sejauh ini, lebih dari 6 juta perusahaan telah menggunakan teknologi Dingtalk untuk bekerja di luar kantor. DingTalk juga bekerja bersama Youku untuk meluncurkan program kelas online. Saat ini, pelajar sekolah di lebih dari 30 provinsi, telah tergabung dalam program ini.

Sampai sekarang, Alibaba melalui teknologinya telah menerapkan langkah-langkah berikut untuk membantu memerangi wabah virus corona:

Alibaba DAMO Academy, riset global mengenai AI yang diprakarsai oleh Alibaba Group bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pengembangan Penyakit Zhejiang untuk mengembangkan sistem yang dapat mendiagnosa dan menganalisa seluruh virus. Dengan menggunakan algoritma AI yang dikembangkan oleh DAMO Academy, analisis genetik dari kasus pneumonia neo-koroner dapat dipersingkat dari beberapa jam menjadi hanya 30 menit.

Alibaba Cloud membuat platform komputasi cloud berbasis AI tersedia secara gratis untuk mendukung lembaga- lembaga melakukan penelitian global, yang bertujuan untuk mempercepat sekuensing gen pada virus, penyaringan protein dan penelitian ilmiah lainnya yang dibutuhkan untuk mengatasi atau membantu pencegahan virus.

Alibaba Cloud membantu departemen pemerintah di 20 provinsi dan negara untuk mengembangkan pengelolaan sistem online TI mereka agar dapat memantau dan menyampaikan kabar terbaru mengenai perkembangan dari epidemi. Fungsi sistem meliputi laporan dan memberikan petunjuk pada kasus epidemi, dinamika situasi epidemi saat ini, konsultasi online menggunakan chatbot untuk dapat mengatasi epidemi dan melakukan pencegahan. WAW-JAKSAT