Prabowo Menteri Terpopuler dan Berkinerja Terbaik, Kalahkan Luhut dan Lain-lainnya?

0
391
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/ist

JAKARTASATU.COM – Sudah beberapa kali maju sebagai cawapres, tentunya popularitas yang diraih oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tak bisa diragukan lagi. Hal ini terbukti kembali oleh survei yang dilakukan Indo Barometer, dimana hasilnya adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto muncul sebagai menteri yang paling dikenal publik.

“Saya kira wajar karena beliau adalah mantan calon presiden, dua kali,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat konferensi pers di Century Park Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2020). Dari total 1.200 responden, sebanyak 18,4 persen memilih Prabowo Subianto.

Dibawah Prabowo Subianto, muncul Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dipilih oleh 10,6 persen responden, disusul Menteri BUMN Erick Thohir dipilih 8,2 persen dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang dipilih 7,9 persen responden.

Dibawah mereka, muncul juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang dipilih 5,3 persen responden dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebesar 5,2 persen. Kemudian,

Adapun Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan 5 persen responden dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dengan 3,2 persen. Menteri yang menempati urutan dua terakhir dikenal publik, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebesar 2,5 persen dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebesar 2,2 persen.

Hebatnya, Prabowo tak hanya menjadi menteri yang paling dikenal publik, melainkan juga dinilai oleh responden sebagai menteri dengan kinerja terbaik. Setelah Prabowo, barulah muncul menteri lain yang dinilai juga memiliki kinerja baik seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan Mahfud MD, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.

Menurut Qodari dari sisi politik keputusan Prabowo untuk menjadi menteri dinilai tepat karena membuat panggung politiknya terus bertahan.

Survei Indo Barometer yang digelar menjelang 100 hari pemerintahan Jokowi tersebut dilakukan selama 9-15 Januari 2020 dengan total 1.200 responden yang dipilih secara multistage random sampling.

Melalui metode survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner, pada WNI berumur 17 tahun ke atas, atau yang sudah memiliki hal pilih atau sudah menikah, survey ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. |WAW-JAKSAT