Gantikan Menhub yang Positif Corona, Urusan Luhut Makin Bertambah Banyak Saja?

0
494
Foto Kenangan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (tengah), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) mencoba Motor listrik Gesit dalam Pameran Kendaraan Listrik Masa Depan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019)/IST

JAKARTASATU.COM – Ternyata serangan virus corona yang mulai melonjak jumlah korbannya di Indonesia mulai menyenggol istana. Kecepatan daya tular virus ini telah membuktikan kebenarannya dengan menjangkiti pejabat pemerintahan yang ada di istana.

Beberapa saat lalu, telah dipastikan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif terjangkiti virus corona. Karena itu, pemerintah segera mengumumkan bahwa untuk sementara tugasnya diambil alih oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Perlu kami sampaikan juga tugas-tugas Kemenhub sangat berat sekarang ini presiden sudah menugaskan mengangkat Menhub ad interim menugaskan Menko yang mengkordinatori yaitu Menko Maritim dan Investasi sebagai Menhub,” kata Mensesneg Pratikno di kantornya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Dengan penunjukkan tersebut selanjutnya Pratikno berharap dan juga memastikan bahwa fungsi Kementerian Perhubungan tidak akan terganggu dengan positifnya Budi Karya terkena virus corona sekarang ini.

“Jadi ini juga fungsi-fungsi kementerian juga tidak akan terganggu. Jadi sekali lagi semoga maslah Covid bisa ditangani dengan baik dan pak Presiden buat Satgas yang terus secara cepat bertindak dalam hal ini pasien-pasien diobati semoga segera sembuh,” imbuh Pratikno memberikan jaminan sekaligus menambahkan doa.

Dus, apakah Luhut nantinya tidak akan keteteran ketika harus menerima tugas tersebut. Sementara itu di mata khalayak umum, telah mengetahui bahwa kelihatannya tugas Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan selama ini sudah sangat banyak. Sampai-sampai ada guyonan di social media yang menyebut Luhut sebagai Menteri segara urusan.

Nah, jika mempertimbangkan banyaknya urusan yang kerap harus melibatkan Luhut tersebut, apakah tepat jika tugas Menhub kalai ini harus dilimpahkan kepada Luhut kembali? Semoga saja seperti yang telah terjadi selama ini, Luhut mampu menampilkan performanya sebagai seorang Menteri yang super, sehingga segala urusan yang harus ditangani bisa dijalankan dengan baik. |WAW-JAKSAT