Update Langkah Kemenkes RI Terkait Perkembangan COVID-19 dan SOP Penanganannya

0
797
Hotline penanganan Covid-19/IST

JAKARTASATU.COM – Update per tanggal 16 Maret 2020 terjadi penambahan kasus baru sebanyak 17 kasus. Dengan demikian total positif #COVID19 di Indonesia menjadi 134 orang dengan 8 orang sembuh dan 5 meninggal.

Rincian 17 kasus tersebut berasal dari Provinsi Jabar (1), Provinsi Banten (1) Provinsi Jawa Tengah (1) dan DKI Jakarta (14). Kemarin, 3 pasien yakni pasien 01, 02 dan 03 diizinkan pulang setelah 2 kali pemeriksaan lab hasilnya negatif dan sudah tidak ada lagi keluhan yang mengarah ke #COVID19.

Berkaitan dengan RS, disampaikan Achmad Yurianto pasti akan dilayani dan akan terus ditingkatkan. Jika merasa kurang sehat lakukan self isolated dan self monitoring terhadap keluhan. Jika keluhan kian berat segeralah ke fasyankes terdekat.

Selama self isolated pakailan masker, gunakan alat makan/minum terpisah, terapkan etika batuk, hindari kontak dengan keluarga/orang lain, konsumsi makanan bergizi dan jaga kebersihan diri.

Ini merupakan bagian dari protokol kesehatan yakni jika memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit lakukan self monitoring & jika memiliki kontak dengan pasien positif maka segeralah lapor ke petugas kesehatan & periksa ke fasyankes terdekat.

SOP penanganan Covid-19/IST

Sesampainya di RS konsultasikan pada dokter. Nantinya dokter yg akan menentukan apakah diambil darah utk pemeriksaan serum, dilakukan foto rontgen atau yg lainnya & akan ditanyakan riwayat kontak & riwayat perjalanan. Ini bagian dari tracing.

Pemerintah telah menunjuk 8 RS Rujukan yang disiagakan untuk menangani #COVID19 di DKI Jakarta.

Delapan RS Rujukan tersebut yakni : 1. RSPI Sulianti Saroso 2. RSUP Persahabatan 3. RSPAD Gatot Subroto 4. RSUD Cengkareng 5. RSUD Pasar Minggu 6. RS Polri Sukanto 7. RSUP Fatmawati 8. RSAL Mintoharjo.

Sementara itu, pemerintah juga telah memperluas lokus laboratorium pemeriksa #COVID19 yakni di BBLK Jakarta, Palembang, Surabaya & Makassar, BBPK Papua, BTKLPP Surabaya & Yogyakata, Labkesda DKI Jakarta, Lembaga Eijkman, UI & Unair. |WAW-JAKSAT