Sudahlah Jokowi, Mundur Saja Ketimbang Bangsa Indonesia Hancur

0
1753
Jokowi wefie bersama youtuber muda/IST

JAKARTASATU.COM– Perang melawan Corona adalah babak dari epos sejarah bangsa Indonesia yang sangat menentukan. Perang ini, mempertaruhkan masa depan dan kelestarian bangsa Indonesia.

Sebenarnya, bangsa ini memiliki banyak putra-putra terbaik, yang sanggup bertarung digaris depan melawan virus Corona. Bangsa ini memiliki banyak ahli medis, yang pendapatnya bisa menjadi rujukan dalam berperang melawan virus Corona.

Bangsa ini juga memiliki banyak ahli Pemerintahan, ahli ketatanegaraan, ahli pangan, ahli rekayasa sosial, ahli ekonomi, dan ahli-ahli lainnya, dimana keahlian mereka bisa diberdayakan untuk membantu perang melawan virus Corona.

Para dokter dan petugas medis memang pasukan yang ada digaris depan. tapi mereka membutuhkan dukungan kebijakan, anggaran, dukungan peralatan medis dan logistik, dukungan politik, dukungan publik, hingga dukungan doa-doa dari segenap rakyat dan bangsa Indonesia.

Celakanya, jangankan mendukung penuh dokter dan para petugas medis. Mengeksekusi kebijakan Lockdown saja tidak bisa. Rezim ini sangat ringkih, jangankan melakukan tindakan pengobatan dan penyembuhan. Melakukan tindakan antisipasi saja tidak bisa.

Padahal, sejumlah ahli hukum siap membantu terobosan hukum untuk mendukung kebijakan perang melawan Corona. Ahli Tata Negara, juga membuka opsi dikeluarkan nya Perppu agar negara lebih “power full” memimpin perang melawan Corona.

Ahli pangan, ahli ekonomi, ahli rekayasa sosial, juga punya sejumlah langkah antisipasi untuk menopang kebijakan perang melawan Corona. Sayangnya, presiden sebagai kepala negara, Kepala Pemerintahan, panglima tertinggi TNI, lebih mendengar bisikan investor dan para buzzer ketimbang pendapat para ahli.

Persoalan memang berpulang pada kualitas dan kapasitas Presiden. Dipaksa dengan cara apapun, kemampuan presiden memang cuma sebatas itu.

Karena itu, pak Jokowi demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia, demi kepentingan masa depan dan jaminan negara tetap lestari, saya mohon pak Jokowi mundur saja. Biarkan urusan rumit ini, diurusi ahlinya.

Sebagai rakyat kelak, pak Jokowi tetap akan diperhatikan. Jangan khawatir setelah menjadi rakyat akan ditelantarkan.

*Nasrudin Joha, Pemerhati Politik