Coronavirus Dijadikan Alasan Lemahnya Perekonomian?

0
447

JAKARTASATU.COM– Ekonom Rizal Ramli menyebut Menteri Keuangan “terbaik” tengah menggunakan kesempatan di situasi coronavirus untuk menutupi berbagai kelemahan kebijakan ekonomi Indonesia. Padahal kata dia, tanpa corona pun sudah semakin terpuruk sejak 5 tahun terakhir.

“Aji mumpung, mumpung bisa lepas tanggung jawab, gas poll jadi nol persen,” katanya, Sabtu (21/3/2020), di akun Twitter-nya disertai emoticon ‘tertawa’.

Cuitan Rizal itu lahir dari ketika ia membaca sebuah berita di salah saty media dengan judul: “Skenario Terburuk Gara-gara Corona, Sri Mulyani: Ekonomi RI Bisa 0%”.

Cuitan Rizal dikomentari Fadli Zon. Politisi Gerindra mengatakan bahwa Menkeu telah bersikap negatif, tidak memberikan rasa optimisme, karena mengatakan pertumbuhan bisa “nol” persen.

“Menkeu tak punya strategi malah jauh-jauh hari sudah lempar handuk, bendera putih. Di mana tanggung jawabnya?” katanya.

Berikut kutipan berita yang direspon/dikomentari Rizal dan Fadli:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah penyebaran virus corona (COVID-19). Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di level 2,5-0%.

Hal itu diungkapkannya usai hasil rapat terbatas (ratas) mengenai kebijakan moneter dan fiskal menghadapi dampak ekonomi pandemi global covid-19 melalui video conference dikutip dari akun Sekretariat Negara, Jumat (20/3/2020).

Banyak lembaga internasional yang sudah membuat skenario pelemahan pertumbuhan ekonomi global gara-gara corona.

“Di Kemenkeu buat beberapa seknario, katakan jika skenario durasi covid berapa lama, berapa bulan, dan kemungkinan terjadi pergerakan yang dipersempit dan jika terjadi lockdown,” kata Sri Mulyani. RI-JAKSAT