Diperkirakan 1 juta Warga Jabar Kena Dampak Wabah Corona

0
364
ilustrasi
Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) diperkirakan akan menimbulkan dampak ekonomi pada sekitar 1 juta warga Jawa Barat (Jabar). Untuk meminimalkan dampak korona ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menggodok bantuan langsung sebesar Rp500 ribu per keluarga terdampak.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut, bantuan akan disalurkan mulai pekan depan.  Warga yang akan mendapat bantuan adalah yang belum mendapat kartu bantuan dari pemerintah pusat. Sementara warga yang sudah mendapat kartu kartu sembako dari pemerintah pusat akan menjadi domain pemerintah pusat.
“Kita fokuskan warga Jabar yang rawan miskin baru gara-gara yang tadinya normal hidupnya tiba-tiba tidak berpenghasilan,” terang Gubernur yang akrab disapa Emil, dalam jumpa pers perkembangan Covid-19 di Jawa Barat, Rabu (26/3/2020).
Menurutnya, pemberian bantuan untuk warga terdampak Covid-19 merupakan hasil rapat dengan DPRD Jabar. Selain itu, pemberian bantuan juga sudah dikaji oleh Bappeda Jabar dan tim ekonomi Unpad. Kajian ini memperkirakan bahwa Covid-19 di Jabar akan memberi dampak kepada sekitar 1 juta warga. “Mereka yang terkena dampak Covid-19  ini kurang lebih satu juta orang yang harus diberikan pertolongan,” katanya.
Bantuan yang akan diberikan berupa uang tunai dan sembako. Besaran bantuan Rp500 ribu ini diharapkan mendapat tambahan dari 27 kabupaten/kota yang ada di Jabar. Maka masing-masing pemerintah daerah harus memberi bantuan sesuai kemampuan APBD mereka. Sehingga besaran bantuan bisa lebih dari Rp500 ribu.
Untuk merealisasikan bantuan tersebut, Pemprov Jabar sendiri harus punya anggaran sekitar Rp5 triliun. Menurut Emil, anggaran ini antara lain bersumber dari hasil pemangkasan seperti arahan Presiden Joko Widodo. Pemprov Jabar akan memangkas perjalanan dinas, menggeser proyek yang tidak signifikan berdampak pada kehidupan warga, percepatan subsidi, dan lainnya.
Selain Rp5 triliun tadi, Pemprov Jabar juga memerlukan Rp 13 triliun untuk program padat karya. “Sehingga warga yang jadi pengangguran akan dipekerjakan di proyek pemerintah dengan nilai Rp13 triliun,” sebutnya.
Sementara data terkini kasus positif Covid-19 di Jabar terdapat 73 kasus positif. Dari jumlah tersebut, mayoritas berada di kabupaten dan kota Bogor, Depok, dan Kabupaten/Kota Bekasi. Sisanya tersebar di Bandung Raya. *|IH-BIRO JABAR