Menkeu Minta Sumbangan, Said: Keuangan Negara Lagi Berat

0
752

JAKARTASATU.COM– Tampaknya benar bahwa keuangan negara kita sedang mengalami defisit. Hal itu misalkan saja ditandai dengan adanya Kementerian Keuangan yang memiliki ide membuka sumbangan untuk menangani Covid-19.

“Saya dukung ide Ibu Sri Mulyani untuk meminta sumbangan ke masyarakat atas pandemi corona, karena beliau pasti sedang jujur bahwa keuangan negara lagi berat,” kata pengamat Muhammad Said Didu, kemarin, di akun Twitter-nya.

Namun demikian, ia mengusulkan agar pendapatan stafsul milenial dan BPIP bisa juha dijadikan perbantuan untuk mengatasi coronavirus yang sedang melanda Indonesia.

“Bu Menkeu yth, kalau boleh usul bagaimana kalau anggaran seperti gaji stafsus milenial, gaji BPIP dan yang sejenis dialihkan ke dana penanganan corona? Untuk gaji mereka, Ibu bukakan rekening donasi atau celengan dari rakyat. Berapapun dapatnya itulah gaji mereka. Siapa tahu sukses.”

Hal lain, Said menantang pemerintah untuk mengalihkan dana dari proyek besar untuk membantu mengatasi coronavirus. Demi nyawa warga negara.

“Tapi beranikah pemerintah alihkan dana proyek-proyek besar seperti pemindahan Ibu Kota untuk digunakan selamatkan nyawa? Kita tunggu.”

Data terbaru, kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 893.

Kasus terbanyak masih didominasi dari DKI Jakarta yakni 515 kasus, diikuti Jawa Barat 78 kasus, dan Banten 67 kasus. Secara keseluruhan 893 kasus positif itu tersebar di 27 provinsi.

RI-JAKSAT