Pembagian Sembako oleh Jokowi Anulir Maklumat Kapolri

0
708

JAKARTASATU.COM– Sekjend partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menyatakan bahwa pembagian sembako oleh Presiden Jokowi malam tadi sepertinya tidak mengindahkan apa yang sudah diimbau-nya. Walau pembagian sembako adalah hal yang sangat baik, bahkan sangat diperlukan saat ini.

“Maklumat Kapolri jelas menyatakan bahwa agar tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dlm jumlah banyak,” ia mengingatkan, Ahad (12/4/2020), di akun Twitter-nya.

Apa yang dilakukan oleh Jokowi harusnya tidak perlu terjadi jika mantan Wali Kota Solo tersebut menggerakkan jajaran di wilayah tersebut ke rumah-rumah warga.

“Tapi sebaiknya dan terlebih Bapak adalah seorang Presiden tentu memiliki struktur di bawah yg mampu mengantarkan sembako tsb door to door atau menitipkan kpd ketua wilayah setempat utk disalurkan.”

Cuitan Sekjend Hinca ditimpali oleh Benny, yang tak yang lain adalah politisi dari Demokrat. Apa yang terjadi kata Benny menandakan hukum tidak menyentuh penguasa.

“Waaah! Ini bukti, Hukum itu tidak berlaku untuk penguasa. Hukum tunduk pada penguasa, bukan sebaliknya penguasa tunduk pada hukum.”

Dari kejadian itu, Benny menduga hukum bukan alat dari rakyat untuk mengontrol penguasa tapi menjadi alat dari penguasa untuk menghukum rakyatnya.

Apa yang dikomentari oleh Hinca kemungkinan terjadi di daerah Bogor. Terjadi malam-malam. Dan tengah viral di media sosial.

RI-JAKSAT