Kota Bandung Sudah Selayaknya Lakukan PSBB

0
341

JAKARTASATU.COM – Kota Bandung sudah selayaknya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terutama jika dilihat dari jumlah orang yang terinfeksi virus corona dan penyebarannya. Hal tersebut diungkap Ema Sumarna, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Senin (13/4/2020).

Menurut Ema, masih ada persyaratan lainnya yang harus terpenuhi agar Kota Bandung memperoleh izin melaksanakan PSBB. Salah satu yaitu pengaturan tetang mobilitas kendaraan. Karena di Kota Bandung ada 42 akses jalan masuk dari berbagai arah mata angin.

Disamping itu Ema sebutkan, butuh pengaturan yang jelas agar kebutuhan layanan kesehatan dan distribusi bahan pokok tetap bisa berjalan. “Oleh karenanya memang tidak hanya lokal Bandung, tetapi harus Bandung Raya. Melibatkan Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, bahkan sebagian Kabupaten Sumedang,” ujar Ema.

Ema juga meminta Polrestabes Kota Bandung semakin memperluas pemblokiran jalan di Kota Bandung. Sebagai upaya memperketat mobilitas warga. Itu bisa menjadi “pemanasan” sebelum Kota Bandung memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya minta polisi memperluas pemblokiran jalan. Anggap saja pemanasan untuk PSBB,” kata Ema.

Jelas Ema, kondisi saat ini memang cukup mengkhawatirkan. Penyebaran Covid-19 bukan hanya berdasarkan cluster tetapi sudah sub cluster. Sudah menyebar ke orang lain seperti keluarga, teman, dan lingkungan. “Kita memang harus PSBB,” tegasnya.

Physical distancing di Kota Bandung belum optimal, Ema sangat menyayangkan sikap sebagian warga yang masih belum bisa berdisiplin melaksanakan physical distancing. Apalagi ada satu pusat perbelanjaan yang sempat buka di saat wabah masih terjadi.*lHER-BIRO JABAR