Demokrat: Pernyataan Mudik Dan Pulang Kampung Akan Jadi Legend

0
432

Acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (22/4), spesial karena menghadirkan orang nomor satu di republik ini yaitu Presiden Joko Widodo. Acara yang mengupas penanganan virus Corona atau Covid-19 menjadi sorotan publik. Khususnya bagian saat Presiden Jokowi mengurai beda antara mudik dan pulang kampung.

Pernyataan Presiden Jokowi itu menurut petinggi Partai Demokrat bakal dikenang sepanjang.

“Soal mudik dan pulang kampung ini kelihatannya akan jadi pernyataan legend berikutnya,” terang Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam akun Twitter pribadi, Kamis (23/4).

Sambung Jansen, jika pernyataan itu dikaitkan dengan wabah virus corona baru atau Covid-19. Bisa ada pemaknaan yang berbeda.

Aktivitas mana yang menyebarkan virus, apakah mudik atau pulang kampung.

Secara satire, Jansen Sitindaon memberi selamat kepada masyarakat Indonesia yang telah mendapat khazanah baru mengenai aktivitas orang ke kampung.

“Dan itu langsung dari pemimpin tertinggi,” sindirnya.

Diketahui, dalam acara Mata Najwa, pembawa acara Najwa Shihab mengurai data dari Kemenhub bahwa sudah hampir 1 juta orang mencuri start mudik.

Mendengar uraian itu, Jokowi bergegas menyangkal adanya arus mudik. Menurutnya yang terjadi hanya aktivitas orang pulang kampung.

“Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung,” jawab Jokowi.

Najwa tampak kaget dan langsung memberi penekanan bahwa pulang kampung dan mudik itu sama.

Jokowi lantas mengurai perbedaan pulang kampung dan mudik yang dia maksud. Perbedaan itu terletak pada waktu aktivitas dilakukan.

“Kalau mudik itu di hari lebarannya,” demikian Jokowi. (RMOL)