Rakyat atau TKA Cina yang Disejahterakan?

0
674

JAKARTASATU.COM– Mantan Anggota DPR RI yang juga ahli hukum pidana Ahmad Yani mengatakan adalah ironi ketika rakyat diminta berdiam di rumah saja namun kedatangan tenaga kerja asing (TKA) tetap berlangsung tanpa ada pengawalan yang cukup ketat.

“Pak Presiden Izin tanya, Siapa yang mau disejahterahkan, Rakyat Indonesia atau TKA Cina?” tanya Yani, kemarin, ketika mengomentari berita di salah satu media dengan judul: “500 TKA Tiongkok akan Mendarat di Bandara Kendari, DPRD: Kami Bulat Menolak” di akun Twitter-nya.

Kedatangan TKA tengah disorot oleh banyak pihak, terutama di bandara-bandara Indonesia. Apalagi di tengah pandemi ini, yang boleh jadi mereka akan membawa Covid-19.

Pemerintah harusnya lebih sigap melihat kenyataan itu, agar di kemudian hari TKA tidak seperti membawa bencana bagi bangsa dan Negara.

“JUTAAN PENGANGGUR mulai muncul di antero China pasca hengkangnya industri AS, Eropa & Jepang. Runtuhnya raksasa Kuning akibat main2 dng virus Wuhan akan timbulkan gempa geopolitik di Asia Timur. Dampaknya akan spt runtuhnya UniSovyet.

☆ NKRI must be ancang2 biar tdk kejengkang,” mantan Jubir Gusdur menimpali cuitan Yani, di hari yang sama.

Pengangguran di Indonesia sendiri disebutkan tengah meningkat semenjak adanya pandemi. Mereka rata-rata di-PHK oleh tempat kerjanya karena dianggap “beban” bagi perusahaan.

RI-JAKSAT