Pemimpin Plin-plan Atasi Corona, yang Disalahkan Rakyat

0
49

JAKARTASATU.COM– Kasus coronavirus di Indonesia belum juga usai. Setiap hari ada saja kenaikan kasus positif coronavirus di daerah Indonesia. Padahal segala kebijakan sudah dibuat, tetapi belum juga menekan angka penyebarannya. Sampai-sampai Wapres Ma’ruf kabarnya meminta maaf atas belum berakhirnya kasus ini secara terbuka.

Menurut politisi Gerindra, Rachel Maryam, hal di atas boleh jadi karena pemimpinnya yang kerap berubah-ubah dalam mengeluarkan kebijakan mengatasi coronavirus. Sehingga hingga kini angka kasus positif cenderung naik.

“Kok jadi nyalahin masyarakat gak taat aturan si? Wong aturannya aja berubah-ubah kok. ‘Gak perlu belanja lebaran’ tapi mall udah boleh buka. ‘Jangan mudik’ tapi pesawat boleh terbang. Kan gak jelas!” katanya, di @cumarachel, Jumat (22/5/2020).

Hal tampak senada juga dinyatakan oleh politisi Gerindra lainnya, yakni Fadli Zon. Fadli malah secara gamblang menyinggung bahwa pemimpinlah yang salah dalam memimpin mengatasi wabah dari Cina ini.

“Jgn salahkan rakyat. Yg salah memang pemimpinnya, plin plan, mencla mencle, plonga plongo, inkonsisten, bingung, apalagi ya sinonimnya….,” demikian kata Fadli, ketiga menanggapi cuitan Rachel.

Data terbaru dari Kemenkes tanggal 22 Mei 2020, bahwa sebanyak 20.796 positif coronavirus. Naik sebesar 634 kasus.

Untuk yang sembuh sebanyak 5.057. Naik 219. Meninggal 1.326. Naik 48 orang.

RI-JAKSAT

Facebook Comments