Fadli: Dari Dulu PKI Ingin Hapus Jejak Sejarah

0
786

JAKARTASATU.COM– Wakil Ketua Umum partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa PKI sedari dulu selalu ingin menghapus jejak sejarah. Melakukan playing victim dan berusaha menempatkan diri sebagai korban.

“Pdhal berkali2 mau berontak n kudeta. Gagal terus,” katanya, ketika mengomentari salah satu warganet dengan akun @Namaku_Anisa, Kamis (4/6/2020).

Berikut cuitan akun tersebut: “Fakta Sejarah PKI Diubah Lewat Wikipedia, Warganet: Waspada Pemutarbalikan Sejarah

#BoikotWikipedia.”

Jika melihat (mengklik) tagar yang ditampilkan akun tersebut, maka kita dapat melihat banyak cuitan dari para pengguna lini Twitter. Salah satunya ada Ustaz Tengku Zulkarnain.

Dalam cuitan yang menyertakan tagar tersebut, Beliau menuliskan terkait laman Wikipedia yang berubah terkait PKI. Di antaranya lambang dan pergeseran sejarah Soeharto (juga AD).

“Gambar Lambang PKI seperti di bawah ini sdh menghilang dr WIKIPEDIA. Tapi tulisan yg menyudutkan TNI Angkatan Darat  pak Harto sebagai “pelaku dan pemicu” pembunuhan tahun 1965-1966 masih blm hilang.

Naikan terus taggar #boikotwikipedia yg sdh jadi TRENDING TOPIC.

Ayo Muslimin..!”

Di laman tersebut, PKI dituliskan sebagai korban. Sebaliknya untuk Soeharto.

“id.m.wikipedia.org/wiki/Pembantai…

Wikipedia sudah menuliskan sejarah “bengkok”?

Peristiwa pemberontakan PKI justru WIKIPEDIA menuliskan PKI sebagai KORBAN, Pak Harto dkk sebagai “penjahatnya”, pelaku pembantaian.

Sampai kapan Umat Islam dan TNI diam?

#boikotwikipedia

Mana suara kalian…?”

RI-JAKSAT