Cerita RR ketika Diancam Akan Ditangkap: SBY dan Kapolri “Kabur”

0
528

JAKARTASATU.COM– Ekonom yang juga merupakan aktivis senior, Rizal Ramli (RR) bercerita bagaimana dirinya ketika mengkritik kenaikkan harga BBM tetapi malah mendapat ancaman akan ditangkap polisi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dan kala itu Kapolri-nya Jendral Sutanto.

“Rizal Ramli diancam mau ditangkap Polisi krn menolak kenaikan Harga BBM. RR dkk datangi Mabes Polri, cari Kapolri Soentanto dan Ka Bareskrim Bambang Hendarso, mau tanya langsung “Siapa yg perintahkan menangkap RR: Pres SBY atau Kapolri ?” Keduanya kabur (*smile emoticon) diterima WakaPolri,” kenangnya, Jumat (5/6/2020), di akun Twitter-nya.

Lantas, kemungkinan tak berapa lama, ia cerita bahwa SBY menginstruksikan Kapolri untuk tidak gegabah merespon dirinya yang mengkritik harga BBM.

“Pres SBY kemudian memberikan keterangan Pers di Istana, “Saya sudah perintahkan Kapolri Soetanto untuk hati2 dalam menangani kasus DR.”

Alasan SBY ketika itu menurut cerita RR, adalah agar SBY di kemudian hari tak terjadi kesalahan dalam merespon pengkritik.

“Rizal Ramli karena kalau ada apa2 saya yc kena getahnya”. Sehabis itu, Jend Soetanto digeser jadi Kepala BIN, dan Bambang Hendarso jadi Kapolri.”

RI-JAKSAT