Buronan Cessie Bank Bali Djoko Tjandra Dibekuk Polri di Malaysia

0
1058
Buronan dan Maling kasus Cessie Bank Bali Djoko Tjandra akhirnya DIBEKUK oleh tim Bareskrim Mabes Polri di Negara Jiran Malaysia pada Kamis (30/07/2020) yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo /ist

Buronan dan Maling kasus Cessie Bank Bali Djoko Tjandra akhirnya DIBEKUK oleh tim Bareskrim Mabes Polri di Negara Jiran Malaysia pada Kamis (30/07/2020) yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi. Rombongan tim Bareskrim Mabes Polri yang membawa BURONAN dan MALING Cessie Bank Bali tersebut mendarat di lapangan terbang Halim Perdana Kusuma, Jakarta dengan menggunakan pesawat carteran khusus dari Malaysia.

Dan tepat Pukul 22.44 Wib rombongan Bareskrim Mabes Polri yang membawa Buronan licin kelas Kakap tersebut tiba dilapangan terbang Halim Perdana Kusuma. Tak lama setelah menurunkan sang Buronan dengan tangan terborgol tersebut, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, memberikan keterangan pers singkat di depan para awak media dalam dan luar negeri.

“Hari ini kami telah berhasil menangkap dan membawa buronan Djoko Tjandra di Negara Malaysia. Ini semua berkat kerjasama pihak Bareskrim Mabes Polri, Kedutaan besar Indonesia di Malaysia dan juga pihak – pihak terkait otoritas di Malaysia. Kami berjanji akan mengungkap kasus buronan Djoko Tjandra ini secara terbuka dan transparan kepada publik,” tandas Kabreskrim Mabes Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo singkat.

Selanjutnya buronan kasus Cassie Bank Bali tersebut dibawa oleh tim Kabareskrim Mabes Polri kedalam ruangan khusus di gedung bandara Halim Perdana Kusuma untuk selanjutnya terdakwa buronan tersebut langsung dibawa ke kantor Bareskrim Mabes Polri. Seperti diketahui bersama bahwa Buronan Djoko Tjandra pada tahun 2009 telah divonis BERSALAH 2 tahun dan denda hanya Rp 15 juta rupiah saja oleh pengadilan di Jakarta, dalam penyalahgunaan Cessie Bank Bali sebesar Rp 3 Triliun. Akan tetapi Djoko Tjandra lebih memilih KABUR menjadi BURONAN selama 11 tahun ke luar negeri ketimbang mau menjalani hukuman tersebut. Djoko Tjandra adalah Direktur dari PT Era Giat Prima (EGP) yang menjalin perjanjian Cessie Bank Bali ke Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Djoko Tjandra juga pemilik Grup Mulia yang memiliki bisnis inti properti. Grup tersebut didirikan oleh kongsi 4 bersaudara yaitu Tjandra Kusuma, Eka Tjandranegara, Gunawan Tjandra serta Djoko Tjandra. |dbs/red

Facebook Comments