REZIM MAKIN TERJEPIT ?

0
822
Tarmidzi Yusuf Pegiat Dakwah dan Sosial/ist

by Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Islam

Euforia menyambut kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab masih terus bergema.

Setiap acara yang dihadiri IB HRS penuh lautan manusia. Jalanan mendadak jadi putih. Jalan-jalan macet. Warga sangat antusias menanti di pinggir jalan menanti sang idola datang. Nenek lampir pun tidak akan mampu menghadirkan massa sebanyak itu.

Berkumpulnya jutaan manusia tidak mempan dengan isu covid-19. Apalagi banyak yang menganggap isu covid-19 sebagai operasi intelijen dan konspirasi China komunis. Negara tempat pertama kali isu wabah merebak. Buktinya, tak satupun massa yang jemput IB HRS di Soekarno Hatta Airport terpapar covid-19.

Lonte murahan ‘dimainkan’ dan dibesar-besarkan untuk mengerem laju gegap gempita IB HRS dan melonjaknya isu covid-19 yang mencapai ribuan lebih dalam dua hari terakhir.

Rezim gagap. Panik dan makin terjepit. Gelombang besar ‘Revolusi Akhlaq’ bisa-bisa berakhir jatuhnya rezim yang disokong China komunis.

Istana mulai tidak kompak. Setidaknya kekhawatiran besar akan gelombang besar ummat Islam tak bisa dipungkiri. Sekalipun rezim dan kroni-kroninya berusaha menutup-nutupi.

IB HRS dianggap sebagai ‘hantu’ yang paling menakutkan rezim. Reformasi seperti 1998 bakal terulang kembali.

Bila ada anggota kabinet rezim mundur pertanda kejatuhan rezim  tinggal menghitung hari. Reshufle kabinet bukan solusi. Publik inginnya rezim yang direshufle.

Aksi Super Damai 212/IST

‘Pembusukan’ dari dalam akan mengakhiri rezim. Puncaknya, 2 Desember 2020 atau lebih kita kenal dengan 212 puluhan juta manusia bakal berkumpul di Monas. Hanya berjarak puluhan meter dari Istana.

Gelombang massa 212 ditambah dari massa buruh, mahasiswa dan pensiunan TNI dan Polri akan menjadi kekuatan penuh mendobrak rezim melalui revolusi akhlaq.

Amerika telah memulai lebih dulu. Joe Biden berhasil menumbangkan rezim Donald Trump yang rasis dan sombong.

Joe Biden menang mutlak, 56,6% tanpa korban jiwa dan pemilih siluman.

Tuman mulai ketar ketir. Massa ummat Islam dibawah komando IB HRS akan menjadi ancaman serius bagi rezim yang pro China komunis.

Bandung, 30 Rabiul Awwal 1442/16 November 2020