Ngopi Siang: Roasting KOPI

0
593
CATATAN JAKARTASATU
 
Jika kita mencatat perjalanan secangkir kopi akan menarik. Kopi itu sebuah kisah yang unik menawan dan juga penuh luka-liku. Pengalaman ini yang menarik pula sehingga kita bisa menikmati kopi yang nikmat bukan karena dari sebuah seduhan semata.
Proses kopi yang panjang sebelum diseduh adalah satu cerita khusus.
 
Roasting kopi sendiri merupakan proses dari biji kopi mentah (green bean). Sebelum green bean bahkan saat dipetik kopi yang berbentuk ceri merah atau kuning di washing dan dijemur. Lantas menjadi Green bean. Lantas masuklah ke proses mendekati akhir yaitu roasting. Dalam proses ini ada tiga tingkat kematangan, yaitu light, medium, dan dark roast. light, medium, dan dark roast. Biji dark roast memiliki warna paling gelap dan biasanya berminyak, sementara biji light roast berwarna coklat muda kekuningan dan paling terang.
 
Saya punya green bean kemarin 6 kiligram kopi dari arabica Garut.
 
Saya memilih proses roasting medium 4 Kg dan 2 kilogram medium to dark roast. Proses ini berfungsi membentuk rasa asli dari biji kopi. Biji yang tidak di-roasting memang akan memiliki rasa yang sangat pahit saat diseduh.
 
Makanya roasting kopi saat ini juga jadi ruang atau kue sendiri dalam bisnis kopi ini. Roasting kopi menjadi rasa kematangan yang khas dan ini soal pilihan. Karena biji yang baik akan dikonsumsi dan rasanya akan ada rasa atau aroma karamelisasi dan bahkan wangi yang sangat wow dari dalam biji. Dalam roasting kopi, suhu dan waktu akan mempengaruhi hasil akhir dan rasa kopinya. Nah dari kopi yang sudah di roasting kita bisa ditumbuk kopi atau di grender lalu kopi siap disajikan dalam secangkir yang siap diseduh. Selamat menikmatinya. Catatan ini hanya sebuah pengalaman saja dan mari kita ngopi siang yuk…… (aen)