‘THE REAL POWER’ JEGAL ANIES BASWEDAN DUA PERIODE?

0
858
Tarmidzi Yusuf Pengamat Politik dan Sosial/dok pribadi olahan JAKSAT

by Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Sosial

Kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (ARB) memasuki tahun keempat makin moncer. Belum ada lawan tanding ARB yang selevel, seandainya tahun 2022 jadi digelar Pilgub DKI Jakarta.

Suara dari gedung DPR masih terbelah dalam merespon RUU Pemilu. Pro kontra Pilkada serentak tahun 2022 dan 2023, antara tetap dilaksanakan atau diundur tahun 2024 seperti diatur dalam UU No 10 tahun 2016. Seandainya Pilgub DKI Jakarta jadi diundur tahun 2024, lebih dari setahun setengah Jakarta dipimpin oleh Plt/Pj Gubernur. Hal yang tak lazim sekelas ibu kota negara dipimpin Plt atau Pj Gubernur.

Kita bisa membayangkan bila UU No 10 tahun 2016 tidak diubah. Tahun 2019 Pilpres dan Pileg digabung, 894 orang petugas pemilu meninggal dunia tanpa jelas penyebabnya. Sehingga menimbulkan dugaan kecurigaan diracun dan lain sebagainya.

Andai tahun 2024 Pilpres dan Pileg jadi digabung dengan Pilkada, berapa ribu petugas pemilu meninggal dunia. Kecurangan pun diprediksi lebih brutal dari tahun 2019. Dugaan pemilih siluman makin gentayangan. Isu pemilih siluman 31 juta pada Pilpres dan Pileg 2019 sempat mengemuka.

Ditundanya Pilgub DKI Jakarta, bila draft RUU Pemilu tidak menganulir UU Pemilu No 10 tahun 2016 tentu saja tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik upaya ‘menjegal’ Anies Baswedan untuk melanjutkan periode kedua. ARB belum punya lawan tanding seimbang, seandainya Pilgub DKI Jakarta jadi digelar tahun 2022. Ditunda merupakan pilihan paling realistis para pemodal dan cukong.

Skenario lainnya dalam kaca mata lawan politik. ARB akan kehilangan ‘panggung’ politik menjelang Pilpres 2024. Padahal, belum tentu ARB akan kehilangan panggung politik seandainya Pilgub DKI Jakarta tidak digelar tahun 2022.

Sosok Anies Baswedan memang membuat ketar ketir pemilik modal dan cukong yang selama ini kepentingannya ‘dihabisi’ oleh ARB. Proyek reklamasi teluk Jakarta contohnya.

Pertarungan politik Anies Baswedan versus para pemilik modal dan cukong yang sering disebut ‘the real power’ diuji melalui RUU Pemilu. ‘The real power’ selama ini dinilai gagal menjatuhkan Anies Baswedan dengan berbagai ‘serangan’.

14 Jumadil Tsani 1442/27 Januari 2021