Solid dan Kompak, Seluruh DPD Kota dan Kabupaten Se Jabar Dukung ABS, Abaikan Saran Airlangga Hartarto

0
623

JAKARTASATU.COM – Ditengah proses pemeriksaan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah Surahman sebagai saksi kasus bansos oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait aliran dana suap bantuan provinsi (banprov) untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu tahun anggaran 2019 beredar kabar DPP PG telah menunjuk PLT ketua DPD PG Jabar menggantikan ABS.

Menyikapi isu tersebut, DPD PG jabar menkonsolidasi DPD II Golkar se-Jabar untuk mendukung ABS, Lawan Keputusan Airlangga Hartarto.

DPD Partai Golkar Jawa Barat kembali bergolak, setelah ABS mondar mandir di panggil KPK dalam kasus dugaan suap Banprov di Kabupaten Indramayu. Menurut sumber redaksi yang enggan disebutkan namanya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta agar ABS bisa fokus urus masalah hukum, dan akan segera di tunjuk PLT agar roda organisasi partai bisa tetap berjalan. Namun ABS menolak dan mengkonsolidasi DPD 2 agar tetap ada di barisan nya, untuk menolak arahan  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. ABS di dampingi Sekretaris Umum Golkar Jabar Ade Ginanjar bergerak cepat mengumpulkan DPD II dan meminta dukungan.

Pertemuan dengan para Ketua DPD II se Jawa Barat mengahasilkan beberapa keputusan.

Pertama, Seluruh ketua DPD kota kab se jabar tetap solid dan mendukung kepemimpinan ABS hingga selesai masa jabatannya sesuai hasil produk musda DPD Golkar Jabar di Cianjur. Karena tidak ada dasar untuk melakukan pergantian/ plt;

Kedua, Disepakati ada perwakilan DPD Kota/Kab dan DPD Provinsi untuk bersilaturahmi dengan Ketum DPP menanyakan kebenaran imformasi yang berkembang. Agar didapatkan informasi langsung yang utuh dari Ketum DPP juga menyampaikan aspirasi dukungan penuh kepada pak AB.

Ketiga, Disepakati seluruh DPD Kota Kab untuk tetap menjaga kondusifitas, menjalankam konsolidasi dan kerja organisasi, tidak gaduh dan meredam informasi-informasi yang tidak jelas.

Jika kesolidan berjalan lantas bagaimana proses KPK dimana ABS pernah diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Ade Barkah dicecar tim penyidik KPK soal aliran dana yang diterima Abdul Rozaq Muslim yang diduga uang haram tersebut mengalir kepada sejumlah pihak.

“Ade Barkah Surahman, didalami terkait adanya dugaan aliran sejumlah uang yang diterima oleh tersangka ARM serta mengalir juga ke beberapa pihak yang terkait dengan perkara ini,” kata Ali Fikri pada Selasa (2/2/2021)

Kasus pemeriksaan ABS oleh KPK memunculkan spekulasi di lingkaran DPP Partai GOLKAR terkait calon PLT Ketua DPD PG Provinsi Jabar, jika terjadi kekosongan ketua.

Beredar nama-nama kader muda DPP PG yang digadang-gadang layak memimpin DPD PG Jabar, di antaranya; Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai GOLKAR (PP AMPG) Ilham Permana, Kholis Malik Ketua Bidang Hubungan Antar Ormas, DPP PG.

Di samping dua nama tersebut mencuat juga nama Daniel Muttaqin, mantan Anggota DPR RI anak mantan ketua DPD Jabar kang Yance (alm).

Munculnya spekulasi tersebut tidak terlepas dari posisi strategis Jabar sebagai lumbung suara Partai GOLKAR, yang mengharuskan PG untuk melakukan langkah-langkah strategis agar program-progran partai di Jabar tidak terganggu. Dikabarkan juga bahwa ABS yang kini sangat dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil apalagi dalam kedepan akan ada Pilkada Gubenur Jabar. “Bagiamana pun Jabar ini bagi Golkar adalah kekuatan tersendiri, jadi bagusanya diselamatkan,” kata sumber kami di lingkaran Golkar. Kita lihat apa kisah selanjutnya… (AT/JAKSAT)